⌂ Beranda News Kenaikan Harga BBM Dongkrak Tarif Jip Lava Tour Merapi Sleman

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Tarif Jip Lava Tour Merapi Sleman

Kenaikan Harga BBM Dongkrak Tarif Jip Lava Tour Merapi Sleman
Jip wisata Lava Tour Merapi di Sleman
A A Ukuran Teks16px

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berdampak pada tarif wisata Lava Tour Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Operator wisata menaikkan tarif paket jip rata-rata sekitar Rp 50 ribu per unit untuk menutup lonjakan biaya operasional.

>>> Hasil Piala Dunia 17 Juni 2026: Prancis dan Argentina Raih Kemenangan

Operator KAS (Kaliurang Amazing Story), Aprin Triana, mengatakan tarif paket wisata Lava Tour Merapi yang sebelumnya sekitar Rp 400 ribu per unit jip kini naik menjadi Rp 450 ribu hingga Rp 500 ribu.

Menurut dia, kenaikan tarif tidak terlepas dari melonjaknya harga BBM yang digunakan armada wisata.

Harga Pertamax yang menjadi bahan bakar utama sebagian besar jip naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter.

Sementara harga bahan bakar diesel juga meningkat hingga berkisar Rp 23 ribu sampai Rp 24.800 per liter.

Meski biaya operasional meningkat, daya tarik wisata jip Merapi tak sepenuhnya surut.

Pada Senin (15/6/2026) pagi ada dua bus besar pelat Bogor dan Jakarta membawa wisatawan ke Merapi.

Belum termasuk dua travel sedang berwarna putih, dan belasan mobil pribadi dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Timur.

Sensasi Wisata Lava Tour Merapi

Wisatawan diajak menyusuri jejak erupsi Merapi dengan jip tua yang berguncang di antara pasir vulkanik dan bebatuan.

Salah satu titik destinasi yang dikunjungi adalah Batu Alien, bongkahan batu raksasa hasil erupsi Merapi 2010.

Menurut pemandu wisata Juhari, dalam bahasa Jawa alien artinya pindah. Batu ini material muntahan Merapi yang pindah dari dasar kawah ke dusun tersebut.

>>> Kementerian ESDM Lanjutkan Rencana Impor Minyak dari Rusia

Ada pula yang menafsirkan nama tersebut berasal dari bentuk batu yang dianggap menyerupai wajah manusia.

Perkembangan Wisata Jip Merapi

Menurut Aprin, wisata jip Merapi mulai berkembang pada 2012, tidak lama setelah erupsi besar Merapi pada 2010.

Awalnya, kendaraan-kendaraan tersebut digunakan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak bencana.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru