⌂ Beranda News IMF: Ekonomi Global Bertahan dari Guncangan Perang Timur Tengah

IMF: Ekonomi Global Bertahan dari Guncangan Perang Timur Tengah

IMF: Ekonomi Global Bertahan dari Guncangan Perang Timur Tengah
Logo IMF dengan latar belakang grafik ekonomi global
A A Ukuran Teks16px

Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan perekonomian global sejauh ini masih bertahan dari guncangan akibat konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan.

Meski demikian, ketidakpastian antarnegara tetap tinggi dan perbedaan situasi antarwilayah cukup besar.

>>> Justin Gaethje Rebut Sabuk Juara Kelas Ringan UFC Freedom 250

Negara pengimpor energi dan kawasan dengan ruang kebijakan terbatas menjadi kelompok paling rentan.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menulis bahwa harga komoditas, inflasi, ekspektasi inflasi, dan kondisi keuangan terdampak, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan global.

Ia mengingatkan ketidakpastian masih tinggi seiring penutupan Selat Hormuz.

Kenaikan harga minyak hingga 30 persen sejak awal konflik sempat memicu kekhawatiran inflasi, namun dampaknya diredam oleh pemanfaatan cadangan energi China dan peningkatan produksi di luar kawasan Teluk.

Georgieva menekankan bahwa negara-negara tidak bisa terus-menerus menanggung biaya anggaran yang lebih tinggi dan kebutuhan pembiayaan eksternal yang meningkat.

>>> PT Brantas Abipraya Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung

Lonjakan harga energi berimbas pada kenaikan inflasi di berbagai negara, tetapi ekspektasi jangka menengah masih terkendali oleh kebijakan bank sentral.

Pasar keuangan global dan investasi kecerdasan buatan (AI) di AS dan Asia turut menopang pertumbuhan, meski berisiko memperlebar kesenjangan ekonomi.

Sebaliknya, negara pengekspor minyak di Teluk mengalami revisi penurunan pertumbuhan, sementara negara berkembang di Asia tertekan akibat lonjakan harga bensin eceran hingga 40 persen.

Otoritas ekonomi disarankan tetap disiplin menjaga kebijakan moneter dan fleksibel merespons pemulihan pasokan energi pasca-gencatan senjata pada 14 Juni 2026.

Georgieva menekankan pentingnya disiplin fiskal dan investasi pada teknologi serta manusia agar negara berkembang tidak tertinggal.

>>> Polisi Polandia Selidiki Pembunuhan Seniman Rusia Robert Kuzovkov

IMF akan terus memantau perkembangan geopolitik untuk membatasi dampak negatif bagi kelompok masyarakat paling rentan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru