⌂ Beranda News Bule Baku Hantam di Canggu Bali Picu Kemacetan Parah

Bule Baku Hantam di Canggu Bali Picu Kemacetan Parah

Bule Baku Hantam di Canggu Bali Picu Kemacetan Parah
Aksi baku hantam WNA di Canggu Bali
A A Ukuran Teks16px

Aksi baku hantam sejumlah warga negara asing (WNA) terjadi di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, pada Senin (15/6) sore.

Peristiwa yang terekam kamera amatir ini viral di media sosial, memperlihatkan beberapa bule saling dorong dan adu jotos di tengah jalan raya.

>>> Prabowo Subianto Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan

Insiden berlangsung di Jalan Pantai Batu Bolong, Banjar Canggu, Desa Canggu, sekitar pukul 15.35 Wita.

Keributan bermula saat seorang sopir taksi melintas dari arah selatan ke utara.

Di tengah jalan, pengemudi taksi tersebut diludahi oleh salah satu dari tiga WNA yang berboncengan menggunakan dua motor matik besar.

"Sopir taksi ini nggak terima perlakuan bule itu sehingga dikejar itu, lalu menyalip motor para bule.

Mereka berhenti lah di depan Gigi Susu," ujar Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Sukadana.

Situasi memanas ketika seorang WNA berbaju putih turun dari motornya dan memukul kaca bagian belakang mobil taksi.

Sopir taksi merespons dengan turun dari kendaraan hingga terlibat adu mulut sengit.

Ketegangan sempat mereda pada pukul 15.37 Wita saat kelompok WNA berencana pergi ke arah utara.

>>> Veda Ega Pratima Terima Mobil Hadiah Podium Moto3 Brasil

Namun ketika melintas, sopir taksi tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah salah satu WNA berbaju hitam.

"Because tidak terima dipukul, kelompok WNA ini menghentikan motornya lalu terjadi aksi saling serang yang memicu keributan besar," jelas Sukadana.

Perkelahian membuat lalu lintas di lokasi macet total. Sebuah taksi dan deretan mobil pribadi terjebak, sementara pengendara motor panik dan berusaha menjauh.

Beberapa pemotor bahkan naik ke trotoar untuk menghindari area perkelahian. Warga setempat sibuk mengarahkan pengendara agar dapat melintas menjauhi titik keributan.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) di sekitar lokasi langsung merapat. Kehadiran mereka membuat keributan semakin meluas.

Petugas keamanan dari pihak Gigi Susu atas nama Kanis, Donis, dan Kris turun tangan melerai perkelahian massal tersebut.

Keributan akhirnya berhasil dikendalikan.

Kedua belah pihak memutuskan membubarkan diri; rombongan WNA pergi lebih dulu ke arah utara, disusul sopir taksi setelah situasi kondusif.

>>> Pria Aniaya Pengemudi Ojol di Sawangan Depok karena Salah Paham

"Kasus ini dipicu oleh tindakan tidak menyenangkan yang berujung kontak fisik, kemudian membesar karena keterlibatan ojol serta opang di lokasi," pungkas Sukadana.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru