⌂ Beranda News Indonesia Berpeluang Besar Bertahan di Emerging Market MSCI

Indonesia Berpeluang Besar Bertahan di Emerging Market MSCI

Indonesia Berpeluang Besar Bertahan di Emerging Market MSCI
Grafik pergerakan pasar saham Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Fundamental pasar modal Indonesia dinilai masih cukup kuat untuk mempertahankan statusnya sebagai pasar berkembang atau emerging market dalam klasifikasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjelang pengumuman evaluasi global.

Pengamat pasar modal, Elandry Pratama, menjelaskan bahwa kekuatan tersebut terlihat dari sisi likuiditas dan kapitalisasi pasar domestik yang memadai jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain.

>>> Jadwal Timnas Mobile Legends Indonesia Kualifikasi Asian Games 18-21 Juni 2026

Menurut saya peluang Indonesia untuk tetap bertahan dalam kategori emerging market MSCI masih lebih besar, kata Elandry.

Indonesia memegang peran strategis di kawasan Asia Tenggara dengan ukuran pasar yang relatif besar sehingga isu-isu aksesibilitas pasar saat ini dinilai belum cukup kuat untuk menurunkan status klasifikasi bursa domestik.

Meskipun masih ada beberapa catatan terkait market accessibility, secara umum Indonesia masih memiliki likuiditas pasar yang besar, kapitalisasi pasar yang memadai, serta peran yang cukup penting di kawasan Asia Tenggara.

Mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebelum pengumuman resmi keluar, Elandry memperkirakan para pelaku pasar modal masih akan bersikap menunggu dan memperhatikan perkembangan situasi.

IHSG berpotensi bergerak fluktuatif di kisaran 6.150–6.350 karena pelaku pasar cenderung menunggu kepastian hasil review.

Situasi tersebut membuat ruang gerak indeks saham domestik cenderung terbatas, namun sentimen pasar diproyeksikan akan tetap berada dalam kondisi aman selama hasil evaluasi sesuai dengan ekspektasi.

Selama tidak ada kejutan negatif, saya melihat market sentiment tetap relatif terjaga.

Terkait pergerakan modal, Elandry memproyeksikan kepastian status dari lembaga indeks global tersebut justru berpotensi menjadi pendorong masuknya kembali dana asing ke pasar saham dalam negeri.

Untuk arus dana asing, skenario utama saya adalah tidak terjadi outflow signifikan apabila status emerging market tetap dipertahankan.

Kepastian status tersebut dapat mengurangi ketidakpastian dan mendukung masuknya kembali capital flow asing ke pasar domestik.

Dalam menganalisis posisi bursa domestik, Elandry menggunakan pasar modal Vietnam sebagai pembanding karena negara tersebut baru saja mengalami peningkatan status ke kelompok pasar berkembang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru