⌂ Beranda News Yuan China Catat Lonjakan Terpesat dalam Komposisi Utang Luar Negeri Indonesia

Yuan China Catat Lonjakan Terpesat dalam Komposisi Utang Luar Negeri Indonesia

Yuan China Catat Lonjakan Terpesat dalam Komposisi Utang Luar Negeri Indonesia
Grafik peningkatan utang luar negeri Indonesia dalam yuan China
A A Ukuran Teks16px

Dominasi dolar Amerika Serikat dalam utang luar negeri (ULN) Indonesia masih belum tergeser. Namun, porsi mata uang yuan China menunjukkan lonjakan paling signifikan dalam sepuluh tahun terakhir.

Berdasarkan publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) Juni 2026 dari Bank Indonesia, posisi ULN berdenominasi yuan China terus merangkak naik secara konsisten.

>>> GOTO Rencanakan Buyback Saham Rp3,5 Triliun, Targetkan Harga Wajar

Pada 2013, nilai ULN dalam yuan baru mencapai 476 juta dolar AS atau setara Rp8,45 triliun.

Jumlah itu meroket menjadi 1,54 miliar dolar AS pada 2018, dan terus mendaki hingga 4,53 miliar dolar AS pada 2022.

Memasuki 2023, akumulasi nilainya melonjak ke 7,47 miliar dolar AS, lalu terangkat menjadi 9,81 miliar dolar AS pada 2024.

Tren kenaikan berlanjut sepanjang 2025 dan 2026.

Pada April 2025, posisi ULN dalam yuan berada di angka 10,73 miliar dolar AS, naik menjadi 14,87 miliar dolar AS pada Desember 2025.

Hingga April 2026, nilainya mencapai 17,24 miliar dolar AS atau setara Rp306,3 triliun.

Meski porsi tersebut masih jauh di bawah ULN dolar AS yang menembus 269,25 miliar dolar AS pada April 2026, pertumbuhan yuan menjadi fenomena paling mencolok.

Pertumbuhan Yuan Lebih Agresif Dibanding Mata Uang Lain

Secara historis, pertumbuhan posisi yuan berjalan jauh lebih agresif dibanding mata uang utama lainnya.

Sebagai perbandingan, pada 2013 ULN Indonesia dalam yen Jepang mencapai 29,96 miliar dolar AS, sedangkan euro 6,67 miliar dolar AS.

Pada kurun waktu yang sama, nilai yuan bahkan belum menyentuh 500 juta dolar AS.

Namun dalam rentang satu dekade lebih, nilai ULN berdenominasi yuan meningkat lebih dari 36 kali lipat hingga mencapai 17,24 miliar dolar AS pada April 2026.

Pertumbuhan ekspansif ini terjadi di tengah laju total ULN Indonesia yang berjalan relatif moderat.

>>> Uzbekistan Debut di Piala Dunia 2026 Hadapi Kolombia

Bank Indonesia melaporkan total ULN Indonesia hingga April 2026 mencapai 439,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.812 triliun.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru