⌂ Beranda News BDO Indonesia Raih Validasi SBTi untuk Target Net-Zero 2050

BDO Indonesia Raih Validasi SBTi untuk Target Net-Zero 2050

BDO Indonesia Raih Validasi SBTi untuk Target Net-Zero 2050
BDO Indonesia meraih validasi SBTi untuk target net-zero 2050
A A Ukuran Teks16px

BDO Indonesia, perusahaan konsultan bisnis dan audit, mengumumkan bahwa target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) berbasis sains milik perusahaan telah divalidasi dan disetujui oleh Science Based Targets initiative (SBTi).

Persetujuan dari organisasi aksi iklim global tersebut mencakup target jangka pendek maupun jangka panjang perusahaan dalam upaya menurunkan emisi dan mencapai target net-zero.

>>> Menteri Haji Bahas Tantangan Penurunan Biaya Haji Bersama DPR

BDO Indonesia berkomitmen mengurangi emisi GRK cakupan 1 dan cakupan 2 sebesar 42 persen pada 2030 dengan tahun dasar 2025, serta menyatakan akan mengukur dan mengurangi emisi cakupan 3.

Selain itu, BDO di Indonesia menargetkan pencapaian net-zero pada 2050 dengan berkomitmen menurunkan emisi cakupan 1, 2, dan 3 sebesar 90 persen pada 2050 dibandingkan tahun dasar 2025.

Komitmen Keberlanjutan BDO Indonesia

CEO BDO Indonesia Thano Tanubrata mengatakan, persetujuan target iklim oleh SBTi menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan.

"Persetujuan target iklim kami oleh SBTi merupakan bukti nyata dari komitmen BDO di Indonesia dalam memimpin transisi menuju praktik bisnis yang berkelanjutan," ujar Thano.

"Sebagai firma profesional, kami menyadari bahwa tanggung jawab kami tidak hanya memberikan layanan terbaik bagi klien, tetapi juga memastikan operasional kami selaras dengan upaya global dalam membatasi pemanasan bumi.

Ini adalah komitmen jangka panjang untuk masa depan kita bersama," lanjut dia.

BDO Indonesia menyebut validasi SBTi menjadi tonggak penting dalam perjalanan keberlanjutan perusahaan menuju ekonomi net-zero.

ESG Partner BDO Indonesia Johan Sebastian mengatakan, pencapaian tersebut juga menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasionalnya.

"Pencapaian validasi SBTi ini membuktikan tekad kami untuk memimpin melalui keteladanan (lead by example).

>>> DANA Hadirkan Posko Bantuan Keliling dan Live Streaming untuk Atasi Kendala Transaksi

Sebagai konsultan yang membantu berbagai perusahaan bertransisi menuju praktik bisnis yang berkelanjutan, sangat penting bagi kami untuk mengukur, mengelola, dan mengurangi jejak karbon kami sendiri secara kredibel terlebih dahulu," kata Johan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru