Mantan pebalap MotoGP Jaime Alguersuari memprediksi Marc Marquez akan pensiun dari ajang balap motor pada musim depan.
Prediksi ini didasarkan pada kondisi fisik Marquez yang terus menurun akibat cedera.
>>> Artotel Group Luncurkan Program Wisata Psikologi Mindhavana untuk Refleksi Diri
Menurut Alguersuari, Marquez tidak akan bertahan hingga 2027. Ia menilai pebalap asal Spanyol itu sudah cukup dengan pencapaiannya dan tidak perlu melukai dirinya lagi.
“Saya rasa Marc tidak akan bertahan hingga 2027; dia tidak akan melukai dirinya sendiri lagi. Dia akan berusia 34 tahun, itu masuk akal.
Dia sudah cukup. Selain itu, dia hanya akan kalah dan tidak mendapatkan apapun,” ujar Alguersuari.
Situasi Kontrak dan Persaingan dengan Pedro Acosta
Prediksi ini muncul di tengah situasi kontrak Marquez bersama Ducati yang akan berakhir pada akhir musim ini. Belum ada pembahasan resmi mengenai perpanjangan kontrak antara kedua pihak.
Alguersuari juga menyoroti potensi persaingan sengit jika Marquez tetap bertahan. Ia menyebut Pedro Acosta, pebalap muda Ducati, memiliki ambisi dan insting balap yang mirip dengan Marquez.
“Meskipun Pedro berkata, 'Jangan pergi, bajingan, karena aku harus membuktikan siapa aku dengan mengalahkanmu.'
>>> PT Mekar Asta Nusantara dan Universitas Jember Jalin Kerja Sama Dorong Regenerasi Petani
Dan jika Marc tetap bertahan, mereka akan memiliki motor yang sama, dan yang akan mereka lakukan hanyalah saling merusak secara permanen,” tutur Alguersuari.
Ia menambahkan bahwa posisi Acosta saat ini lebih kuat secara performa. Meskipun Marquez tetap memberikan kemampuan terbaiknya, Acosta dinilai lebih unggul.
“Karena Pedro memiliki insting yang sama dengan Marc. Marc tidak mengizinkan, dan masih tak mau, siapa pun mengalahkannya.
Namun dia tetap memberikan yang terbaik, dan dalam hal itu, Pedro lebih kuat,” kata Alguersuari.
Peringatan untuk Tidak Meniru Rossi
Alguersuari juga menyarankan Marquez untuk tidak mengulangi kesalahan Valentino Rossi. Menurutnya, Rossi terlalu memaksakan diri untuk terus balapan hingga usia 42 tahun tanpa mampu meraih kemenangan.
“Rossi berpura-pura pensiun dan menghabiskan waktu yang sangat lama mempermalukan dirinya sendiri, yang menurut saya seharusnya tidak dia lakukan.
>>> Shin Tae-yong Targetkan Persija Jakarta Raih Gelar Juara
Dia terus balapan sampai usia 42 tahun, ketika dia tidak pernah bisa memenangkan apa pun lagi,” kata Alguersuari.