⌂ Beranda News Disdik Jabar Siapkan Bantuan Sekolah Swasta bagi Puluhan Ribu Siswa

Disdik Jabar Siapkan Bantuan Sekolah Swasta bagi Puluhan Ribu Siswa

Disdik Jabar Siapkan Bantuan Sekolah Swasta bagi Puluhan Ribu Siswa
Ilustrasi bantuan pendidikan untuk siswa sekolah swasta di Jawa Barat
A A Ukuran Teks16px

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mengintervensi keterbatasan daya tampung sekolah negeri dengan menyiapkan subsidi pendidikan ke sekolah swasta mitra.

Langkah ini menyasar puluhan ribu calon murid baru pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

>>> Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026

Kebijakan tersebut diambil setelah pemetaan komparatif menunjukkan sekitar 78 ribu anak diprediksi tidak dapat terakomodasi di SMA, SMK, dan SLB negeri di Jawa Barat.

Bantuan Rp2,7 Juta per Siswa

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan bahwa kebijakan ini menjadi instrumen strategis untuk menjamin hak pendidikan masyarakat.

"Ini adalah salah satu bentuk intervensi Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah melakukan pemetaan. Dari pemetaan itu kita mengetahui masih ada anak-anak yang belum dapat tertampung.

Karena itu, pemerintah ingin tetap memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Skenario pembiayaan yang dialokasikan mencakup Dana Sumbangan Pendidikan sebesar Rp1,5 juta per siswa dan subsidi bulanan senilai Rp100 ribu.

Total stimulus mencapai Rp2,7 juta per siswa.

>>> AtlasGo Gandeng Sun Motor Mitsubishi, Ekspansi ke Sektor Otomotif

"Karena mereka pada dasarnya berniat bersekolah di negeri tetapi tidak tertampung, maka pemerintah memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan," ungkap Purwanto.

Kriteria penerima manfaat ditargetkan bagi pendaftar SPMB yang tereliminasi dari seleksi Sekolah Manusia Unggul maupun yang terlewat dalam proses Pemetaan Calon Murid Baru.

Regulasi penyaluran saat ini sedang dimatangkan.

Hingga tahap ini, tercatat sebanyak 751 institusi pendidikan swasta telah mengajukan diri sebagai mitra kerja sama. Seluruhnya wajib melewati tahapan verifikasi kualitas.

"Kami tentu ingin memastikan sekolah yang terlibat memiliki sarana dan prasarana yang memadai, guru yang memadai, serta memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan.

>>> AI Prediksi Prancis dan Argentina Favorit Juara Piala Dunia 2026

Karena itu, seluruh sekolah yang mendaftar akan melalui proses kurasi terlebih dahulu," jelas Purwanto.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru