Tim nasional Prancis memberikan penghormatan terakhir dengan menggelar aksi mengheningkan cipta sebelum sesi latihan di Amerika Serikat.
Penghormatan ini diberikan setelah pelatih Stade Brestois, Eric Roy, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu, 17 Juni 2026.
>>> Timnas Brasil Waspadai Haiti Jelang Laga Grup C Piala Dunia 2026
Eric Roy tutup usia pada umur 58 tahun setelah berjuang melawan kanker pankreas selama tiga setengah tahun terakhir.
Kabar duka tersebut diumumkan oleh pihak keluarga melalui akun Instagram resmi.
Dalam pernyataannya, keluarga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukung Stade Brestois yang telah menemani perjalanan sang pelatih hingga berhasil membawa klub menuju kompetisi Liga Champions.
"Kami dengan sangat sedih mengumumkan kepergian ayah dan suami kami. Selama tiga setengah tahun, ayah berjuang melawan kanker pankreas," tulis pihak keluarga.
Mereka menambahkan bahwa dukungan dan cinta dari para suporter telah memberikan kekuatan besar bagi almarhum semasa hidupnya.
>>> Promo Indomaret Juni 2026: Diskon hingga 50 Persen dan Hadiah Mobil
Kepergian Eric Roy memicu gelombang duka mendalam di lingkungan sepak bola Prancis.
Mantan pemain internasional Prancis, Christophe Dugarry, saat berbicara dalam siaran langsung di stasiun radio RMC, mengungkapkan kesedihannya.
"Ini menyedihkan karena dia adalah temanku... Aku sangat sedih," ujar Dugarry.
Ia mengenal Roy dalam waktu lama dan mengagumi keberanian sahabatnya itu yang tetap aktif bekerja di dunia sepak bola meskipun sedang berjuang melawan penyakit keras.
Sesi mengheningkan cipta yang dilakukan oleh skuad Les Bleus di Amerika Serikat diikuti oleh seluruh pemain dan staf kepelatihan.
>>> Kementerian ESDM Proyeksikan Harga Pertamax Turun Pasca Damai AS-Iran
Berita duka ini menjadi guncangan besar bagi jajaran pelatih seperti Didier Deschamps dan Guy Stephan yang telah mengenal Eric Roy selama bertahun-tahun, serta para pemain yang sering menghadapinya di atas lapangan.
