⌂ Beranda News IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah, Cermati Sentimen BI dan MSCI

IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah, Cermati Sentimen BI dan MSCI

IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah, Cermati Sentimen BI dan MSCI
Grafik pergerakan IHSG cenderung melemah
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (18/6/2026) diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah.

Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak pada rentang support 6.100 dan resistance 6.350.

>>> Rivalitas Messi dan Ronaldo Kembali Memanas di Piala Dunia 2026

Pelaku pasar cenderung berhati-hati menjelang sejumlah agenda penting, termasuk hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) dan peninjauan aksesibilitas pasar oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Selain RDG BI pada Kamis, investor juga mencermati MSCI Global Market Accessibility Review pada Jumat (19/6/2026) dan MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026.

Teknikal dan Skenario MSCI

Dari sisi teknikal, indikator MACD masih menunjukkan pelebaran histogram positif, namun Stochastic RSI telah membentuk death cross di area overbought.

Kondisi tersebut mengindikasikan ruang penguatan IHSG mulai terbatas, sehingga indeks berpotensi sideways cenderung melemah.

Phintraco Sekuritas memaparkan tiga skenario terkait pengumuman MSCI.

Pertama, jika MSCI mempertahankan status Indonesia di Emerging Market (EM) namun melanjutkan pembekuan saham baru, dampaknya netral cenderung positif.

Kedua, jika status diturunkan menjadi Frontier Market, berpotensi memicu capital outflow dan kepanikan investor.

>>> Pengelola Ungkap Penyebab Tabrakan Keranjang Sultan di Sukabumi

Ketiga, jika status EM dipertahankan dan bobot ditingkatkan karena perbaikan aksesibilitas, hal itu dapat mendorong masuknya dana asing dan memperpanjang rebound IHSG.

Rekomendasi Saham dan Pandangan Analis

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham MAPI, MSIN, JSMR, HEAL, dan ESSA untuk dicermati investor.

Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta memprediksi IHSG menguat terbatas dengan support 6.178-6.058 dan resistance 6.287-6.516.

Ia menilai fokus investor global tertuju pada hasil pertemuan FOMC yang mempertahankan Fed Rate di 3,75 persen, namun arah kebijakan masih hawkish dengan proyeksi kenaikan 25 bps pada Desember 2026.

Nafan juga merekomendasikan saham AKRA, FORE, dan JPFA dengan target harga tertentu.

Ia menambahkan bahwa investor asing mencatat net sell Rp 328,73 miliar pada Rabu (17/6/2026), dan sepanjang tahun berjalan net sell mencapai Rp 78,41 triliun.

>>> Jorge Martin Jalani Penalti Berat di MotoGP Ceko 2026

Kinerja IHSG sepanjang 2026 masih turun 28,06 persen.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru