Sistem kecerdasan buatan pada mobil listrik Tesla masih memiliki celah keamanan.
Fitur keselamatan itu bisa dikelabui hanya dengan boneka kepala Cristiano Ronaldo seharga USD 10 atau sekitar Rp170 ribuan.
>>> PT Paperocks Indonesia Tbk Targetkan Penjualan Rp 80,53 Miliar pada Kuartal II-2026
Fenomena ini viral di media sosial, terutama di kalangan pengguna Tesla di China.
Mereka memanfaatkan miniatur wajah figur publik seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, hingga Dwayne Johnson untuk menyiasati Driver Monitoring System (DMS).
Tesla menempatkan kamera kecil di atas spion tengah untuk memantau mata dan gerakan kepala pengemudi.
Kamera berbasis AI ini akan membunyikan alarm peringatan jika pengemudi lengah, bermain ponsel, atau mengantuk saat fitur Autopilot atau Full Self-Driving (FSD) aktif.
Para pemilik mobil menyiasati teknologi tersebut dengan menempelkan kepala boneka plastik menggunakan suction cup di kaca depan mobil, tepat di depan kamera interior.
>>> Polda Riau Salurkan 1.198 Bansos dan Bedah Rumah Warga
Posisi kamera Tesla yang agak tinggi dan menyorot ke bawah membuat sistem langsung mengecek objek detail statis tersebut sebagai wajah manusia asli yang sedang siaga menatap jalan.
Seorang pemilik Tesla Model 3 mengaku kepada Wired bahwa dirinya sempat menguji trik ini dalam perjalanan jauh.
Hasilnya, mobil dapat melaju mulus selama 30 menit tanpa memberikan peringatan distracted-driver sama sekali, meskipun pengemudi melakukan aktivitas lain.
Akal-akalan para pengguna ini terus berkembang seiring peluncuran pembaruan sistem FSD Supervised yang diklaim lebih ketat oleh Tesla.
>>> Uji Durabilitas Motor Listrik: 1.200 Km dari Banten ke Bali
Beberapa pemilik kendaraan kini memasang layar monitor mini di depan kamera Tesla yang memutar video pendek wajah manusia asli yang sedang berkedip dan menengok secara natural.