Pemerintah Kota Sidney di Kanada resmi menyelesaikan Program Pasokan Air Darurat pada Kamis, 18 Juni 2026.
Program ini bertujuan mendistribusikan air minum yang aman dari sumber sekunder saat terjadi bencana alam.
>>> Pemerintah Percepat Infrastruktur Pascabencana Sumatra Rp100,1 Triliun
Sidney menjadi salah satu kotamadya pertama di Capital Regional District (CRD) yang siap menjalankan sistem tersebut.
Proyek ini dibangun selama dua tahun terakhir di bawah pimpinan Sidney Fire Department.
Proyek mitigasi ini mencakup pengadaan armada truk tangki air serta pemasangan tiga kontainer penyimpanan sebagai titik distribusi komunitas.
Fasilitas tersebut ditempatkan di Rathdown Park, Mary Winspear Centre, dan Philip Brethour Park.
Sistem infrastruktur ini dirancang untuk mengakses air dari 14 hidran biru milik CRD yang terhubung ke pipa tahan gempa dari reservoir.
Dengan mekanisme ini, pasokan air bersih tetap dapat disalurkan jika layanan reguler terganggu.
>>> Gerindra: Silaturahmi Didit Prabowo ke Jokowi Hal Lumrah
Wali Kota Sidney, Cliff McNeil-Smith, menekankan pentingnya akses terhadap air minum yang aman.
Ia menyatakan bahwa berkat kepemimpinan Sidney Fire Department, kota kini siap mendistribusikan air dari sistem cadangan CRD dalam keadaan darurat.
Pemerintah setempat telah menguji kelayakan sistem melalui latihan bersama organisasi komunitas, kotamadya tetangga, dan masyarakat adat First Nations pada Oktober 2025.
Edukasi publik dilanjutkan melalui acara open house dan video demonstrasi daring.
Pendanaan program ini berasal dari anggaran provinsi melalui Disaster Resilience and Innovation Funding program dan BC Growing Communities Fund.
>>> Awkarin dan Faisal Guyon Waton Tunda Pemeriksaan Kasus Hanania Travel
Kota Sidney kini siap mendistribusikan air minum aman dari sumber sekunder dalam kondisi bencana.