⌂ Beranda News Presiden Prabowo Panggil Direksi Bank BUMN ke Istana untuk Arahan Khusus

Presiden Prabowo Panggil Direksi Bank BUMN ke Istana untuk Arahan Khusus

Presiden Prabowo Panggil Direksi Bank BUMN ke Istana untuk Arahan Khusus
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin pertemuan dengan direksi bank BUMN di Istana Kepresidenan
A A Ukuran Teks16px

Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran direksi dan komisaris bank BUMN yang tergabung dalam Himbara ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026) siang.

Pertemuan tersebut digelar untuk mendengarkan arahan khusus dari Kepala Negara. Agenda ini bertepatan dengan pengumuman suku bunga acuan oleh Bank Indonesia.

>>> OJK Tetapkan Tujuh Calon Direksi BEI Periode 2026-2030

Sejumlah pejabat bank telah memadati kawasan Istana Kepresidenan sejak pukul 14.00 WIB.

Di antara yang hadir adalah Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu, dan Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar.

Tak hanya direksi, dewan komisaris Himbara seperti Didiek J Rachbini, Kartika Wirjoatmodjo, Yuliot Tanjung, serta Febrio Nathan Kacaribu juga tampak menghadiri undangan tersebut.

Arahan Khusus dari Presiden

Chief Investment Officer BPI Danantara, Pandu Patria Sjahrir, memberikan penjelasan mengenai waktu pelaksanaan agenda ini.

Pemanggilan petinggi bank oleh Presiden dipastikan telah dijadwalkan jauh-jauh hari dan tidak bermaksud disengajakan bersamaan dengan agenda Bank Indonesia.

"Nanti kita dengar aja. Kalau bersamaan nggak dong, ini sudah dijadwalkan," ujar Pandu Patria Sjahrir.

>>> BPS Resmi Mulai Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026

Terkait rincian pembahasan, arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto menjadi fokus utama yang akan diterima oleh pihak perbankan nasional.

Pandu masih enggan membeberkan substansi detail dari rapat tersebut.

"Soal ini nanti sama Bank Himbara. Nanti kita dengar aja arahan dari presiden," ujar Pandu.

Tanggapan serupa juga disampaikan oleh Pandu saat dimintai keterangan mengenai potensi adanya penugasan baru yang dibebankan kepada jajaran Bank BUMN.

"Nanti kita dengerin aja, terima kasih," ujar Pandu.

Secara terpisah pada hari yang sama, Bank Indonesia resmi menetapkan kenaikan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) hingga mencapai level 5,75%.

>>> Komisi III DPR Terima Aduan 1.286 Korban Penipuan Travel Umrah Hanania

Kebijakan moneter tersebut diikuti dengan naiknya suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75% dan Lending Facility yang kini berada di angka 6,50%.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru