Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menyiapkan operasi hujan buatan di sejumlah titik rawan kebakaran hutan dan lahan di Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Langkah mitigasi ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
>>> Menteri LH Desak Pengepul Sawit Ikut Cegah Karhutla di Riau
Upaya pembasahan lahan gambut bertujuan mengantisipasi potensi kebakaran akibat paparan panas matahari.
"Lahan gambut itu apabila dia tidak digenangi secara terus-menerus dan pada saat yang sama terus disinari oleh matahari, maka dia berpotensi menjadi panas dan bisa terbakar.
Itu fakta," kata Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat.
Pembangunan Sekat Kanal dan Hujan Buatan
Pemerintah saat ini memfokuskan pembangunan bendungan sekat kanal di lokasi rawan untuk membatasi debit air.
Infrastruktur tersebut berfungsi menampung air secara optimal di area sekitar gambut sebelum operasi hujan buatan dimulai.
"Setelah ini kita akan melakukan hujan buatan.
Jadi kami sudah berkoordinasi intensif dengan Kepala BNPB bahwa setelah sekat-sekat kanal ini dibangun dengan baik, dibendung dengan baik, maka dicari waktu yang tepat kemudian diadakan hujan sehingga airnya tertampung," tutur Muhammad Jumhur Hidayat.
Penyediaan cadangan air pada kanal-kanal diproyeksikan mampu menjaga kelembapan tanah selama musim kemarau.
>>> Menaker Yassierli Siap Tinjau Ulang Aturan Pembatasan Pekerja Outsourcing
Strategi tersebut juga menjadi persiapan menghadapi fenomena cuaca El Nino yang diperkirakan berlangsung dalam jangka waktu panjang.
"Mudah-mudahan selama 3 bulan 4 bulan ke depan di mana El Nino itu panjang, kita berharap tidak ada lagi kebakaran dari sini.
Kita ingin bekerja seperti biasa, tidak menimbulkan emisi gas rumah kaca, dan tidak mengganggu masyarakat termasuk negara tetangga," ungkap Muhammad Jumhur Hidayat.
Selain menyasar Kabupaten Pelalawan di Provinsi Riau, skema modifikasi cuaca dan pembuatan sekat saluran air ini bakal direplikasi di wilayah rawan kebakaran lainnya.
Pemerintah menjadwalkan peninjauan lanjutan ke area hotspot di Pulau Kalimantan dan Sumatra.
"Kami juga rencana akan pergi ke Kubu Raya di Kalimantan yang hotspot selalu terjadi dan juga di Sumatera Selatan.
Jadi beberapa titik yang akan kita lakukan mitigasi yang sama dengan hujan buatan dan pembangunan sekat kanal seperti ini," ucap Muhammad Jumhur Hidayat.
Kunjungan kerja di Desa Sungai Perak ini turut dihadiri oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan.
>>> Pertamina Patra Niaga Modernisasi 1.920 SPBU Lewat Program Retail Make Over
Turut mendampingi pula dalam peninjauan tersebut Bupati Pelalawan Zukri.