⌂ Beranda News Garda Prabowo Adukan Eks Ketua BEM UGM ke Bareskrim

Garda Prabowo Adukan Eks Ketua BEM UGM ke Bareskrim

Garda Prabowo Adukan Eks Ketua BEM UGM ke Bareskrim
Garda Prabowo mengadukan eks Ketua BEM UGM ke Bareskrim
A A Ukuran Teks16px

Gerakan Rakyat Dukung dan Bela Prabowo (Garda Prabowo) resmi mengadukan mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto ke Bareskrim Polri pada Kamis (18/6/2026).

Pengaduan masyarakat (dumas) tersebut dilayangkan terkait dugaan penghinaan, perendahan martabat, dan serangan personal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

>>> Menteri LH Siapkan Hujan Buatan untuk Cegah Karhutla di Riau

Ketua LBH Garda Prabowo Daeng Lukman menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menampung aspirasi masyarakat yang merasa tidak simpatik terhadap penghinaan kepada kepala negara.

Pihaknya tetap menghormati kebebasan berpendapat, namun ucapan Tiyo dinilai telah melampaui batas wajar.

"Nah, ini kaitannya dengan dumas kami tadi.

Dumas kami terkait dengan si Saudara Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM yang menghina Presiden dengan sebutan kata-kata kurang, ya, saya pikir teman-teman tahu semua," kata Lukman.

Lukman menambahkan, pelaporan formal belum dapat dilakukan karena regulasi saat ini mewajibkan pihak yang dirugikan secara langsung untuk melapor.

Oleh karena itu, langkah dumas dipilih setelah pihaknya menerima keluhan dari masyarakat yang mendatangi markas mereka.

"Kenapa kami dumas?

Karena masyarakat Indonesia sekarang datang ke kantor Garda Prabowo yang notabene adalah basecamp-nya kami, anaknya beliau, kami tidak mungkin biarkan, kan?

Jadi kami datang ke Mabes Polri dan kami sudah konsultasi di atas bahwa kami Dumas ini," jelas Lukman.

Dalam pengaduan tersebut, Lukman didampingi oleh dua penasihat hukum, yakni Sunan Kalijaga dan Ferdinand Hutahaean.

Sunan memberikan imbauan khusus kepada kaum terpelajar agar tetap menjaga tata krama dalam menyampaikan aspirasi.

"Ini sangat penting ya, sangat perlu. Saya ingin menghimbau, menghimbau khususnya generasi muda Indonesia yang berpendidikan.

>>> Menteri LH Desak Pengepul Sawit Ikut Cegah Karhutla di Riau

Silakan kalian menyampaikan ya, pendapat, saran, kritik, kepada siapa pun, tidak terkecuali kepada Bapak Presiden, kepada pemerintahan.

Namun demikian, seyogyanya selaku anak-anak atau generasi muda yang berpendidikan itu menyampaikan dengan baik dan benar," ujar Sunan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru