Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan bahwa pengadangan massa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) oleh aparat keamanan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Pernyataan itu disampaikan Pigai di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026) malam. Ia menegaskan langkah tersebut murni pengaturan dan bukan bentuk pembatasan hak warga negara.
>>> PP PBSI Siapkan 26 Atlet Muda untuk Kejuaraan Asia Junior 2026 di Jepang
Menurut Pigai, pemerintah tetap menyediakan ruang alternatif bagi demonstran untuk menyuarakan aspirasi. Pengaturan ini berada di bawah kewenangan sah pemerintah demi ketertiban umum.
"Oh iya pengaturan. Bisa.
Pemerintah bisa atur. Kalau jalan raya protokol utama tidak boleh," kata Natalius Pigai.
Ia menambahkan bahwa penyediaan akses untuk menyampaikan pendapat di tempat lain juga merupakan bagian dari pengaturan. "Kemudian disediakan akses untuk melakukan penyampaian pendapat di tempat lain, bisa.
Namanya juga pengaturan," ucap Pigai.
Pigai merujuk pada prinsip hukum internasional yang memungkinkan adanya pembatasan tertentu dalam pelaksanaan hak sipil. Penerapan aturan ini diklaim memiliki landasan legal yang kuat.
>>> Presiden Prabowo Panggil Mentan Amran Bahas Harga Sawit dan Pangan
"Tidak ada (batasi hak), itu namanya pengaturan. Eh kamu tidak usah demo di Bundaran HI tapi kamu demo di Lapangan Banteng, boleh.
Itu namanya sesuatu aturan, boleh. Prinsip Siracusa, bisa," ujar Pigai.
Prinsip Siracusa merupakan pedoman internasional terkait pembatasan atau derogasi pelaksanaan HAM yang tertuang dalam Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik (ICCPR).
Sebelumnya, massa BEM UI sempat tertahan oleh aparat gabungan saat mencoba menuju Bundaran HI pada Jumat (12/6).
Peristiwa pencegatan terjadi di sekitar Halte Tosari, di mana petugas kepolisian memblokade akses jalan utama.
>>> Presiden Prabowo Panggil Komisaris dan Direksi Himbara ke Istana Bahas Perbankan
Mahasiswa yang hadir membawa berbagai poster tuntutan serta atribut aksi terpaksa tertahan sambil menyanyikan yel-yel di lokasi tersebut.
