⌂ Beranda News Indonesia dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Energi

Indonesia dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Energi

Indonesia dan Kuwait Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Energi
Ilustrasi stimulus pemerintah untuk redam dampak kenaikan harga Pertamax
A A Ukuran Teks16px

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Duta Besar Kuwait untuk Indonesia Khalid Jassim Alyassin di Jakarta pada Jumat (19/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan bilateral di sektor ekonomi dan ketahanan energi.

>>> Jonathan David Samai Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Salah satu fokus utama adalah perluasan investasi dan perdagangan kedua negara. Kuwait Foreign Petroleum Exploration Company (KUFPEC) terlibat dalam delapan kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi di Indonesia.

Wilayah eksplorasi KUFPEC meliputi Pulau Buton, Laut Natuna, Kalimantan Timur, dan Anambas melalui Konsorsium KUFPEC Indonesia BV.

Nilai perdagangan bilateral pada 2025 mencapai US$ 606 juta, naik 10,69 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$ 547,5 juta.

Investasi Kuwait ke Indonesia juga meningkat signifikan dari US$ 290 ribu pada 2024 menjadi US$ 1,2 juta pada 2025, dengan dominasi di sektor migas.

Komitmen Perkuat Ketahanan Energi

Airlangga menegaskan bahwa Indonesia dan Kuwait memiliki hubungan diplomatik yang kuat. "Hal ini penting dalam memperluas kerja sama bilateral.

Kedua negara sepakat untuk terus bekerja sama dalam ketahanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik," ujarnya.

>>> Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kerja sama energi telah diperkuat melalui Nota Kesepahaman (MoU) Migas dan Petrokimia sejak 2019.

Selain itu, terdapat Komisi Bersama serta MoU Kerja Sama Ekonomi dan Teknik dan Kerja Sama Perdagangan yang telah diinisiasi sejak 2007.

Dubes Khalid menekankan pentingnya berbagai MoU tersebut.

"Berbagai Nota Kesepahaman yang dimiliki kedua negara menunjukkan signifikansi peran Indonesia bagi Kuwait, khususnya di bidang ekonomi," katanya.

Kedua negara berkomitmen mengawal implementasi seluruh MoU untuk mengoptimalkan ketahanan energi di tengah tantangan global.

>>> Polisi Tangkap Sekuriti Mal di Tambora karena Curi Sembako untuk Judi Online

Indonesia dan Kuwait juga sepakat mempercepat negosiasi Indonesia-GCC Free Trade Agreement yang ditargetkan rampung pada akhir 2026.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru