Sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) pada mobil listrik Xiaomi SU7 menjadi sorotan setelah sebuah insiden kecelakaan di China.
Peristiwa ini terjadi ketika mobil sedang mengaktifkan fungsi Lane Centering Control (LCC).
>>> Kanada Gilas Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Cedera Parah
Teknologi pintar tersebut dilaporkan gagal membaca situasi jalan yang terhalang oleh gundukan tanah berukuran besar di tengah jalan raya.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, kendaraan canggih itu menabrak gundukan tanah setelah melewati tikungan. Sistem pengereman darurat otomatis (AEB) tidak merespons untuk memperlambat laju kendaraan.
Akibatnya, mobil listrik tersebut menabrak pembatas tanah hingga terangkat. Benturan keras menyebabkan kerusakan pada bumper depan, spatbor, dan pelindung bodi bagian bawah.
>>> Gelandang Kanada Ismael Kone Cedera Parah Usai Tekel Keras Pemain Qatar
Meskipun mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan, fitur keselamatan pasif seperti kantong udara berfungsi optimal dan pengemudi selamat tanpa cedera.
Komponen baterai mobil juga dilaporkan aman tanpa tanda-tanda kebakaran atau kerusakan fatal pasca-insiden.
Penyelidikan polisi mengungkap bahwa ruas jalan tersebut belum resmi dibuka untuk umum. Namun, pengemudi mengaku mengikuti rute navigasi tanpa melihat rambu peringatan.
>>> Toyota Umumkan Pemenang Kontes Menggambar TDCAC ke-19
Kegagalan teknologi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai keandalan sistem ADAS Xiaomi SU7, yang dibekali dengan 11 kamera, 12 sensor ultrasonik, satu radar, dan chip Nvidia.