Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai penambahan jadwal konser grup K-Pop BTS menjadi tiga hari membuktikan tingginya kepercayaan dunia terhadap Ibu Kota.
Hal ini juga dinilai mampu mendongkrak perekonomian daerah secara signifikan.
>>> Polisi Tangkap Perampok Emas 500 Gram di Menteng
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono Anung saat menghadiri konferensi pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta.
Kepercayaan Internasional Meningkat
Indikator kepercayaan internasional ini terlihat dari durasi konser yang awalnya direncanakan dua hari kini ditambah menjadi tiga hari.
Awalnya konser dijadwalkan pada 26-27 Desember, namun karena kepercayaan terhadap Jakarta, jadwal ditambah menjadi 29 Desember.
Peningkatan durasi ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa Jakarta dinilai sebagai kota yang aman dan nyaman oleh para promotor internasional untuk menyelenggarakan acara berskala besar.
>>> 20 Universitas Indonesia Masuk Peringkat Dunia QS WUR 2027, UI Pimpin Daftar
Sektor-sektor penunjang seperti perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro diproyeksikan akan ikut merasakan dampak positif dari perputaran roda ekonomi yang digerakkan oleh kehadiran hiburan internasional tersebut.
Pramono Anung berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan lebih sering.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta ke depan sangat bergantung pada sektor kreatif sebagai mesin penggerak baru, terutama dengan adanya adaptasi teknologi digital dan kecerdasan buatan.
Penyelenggaraan JKF 2026 merupakan wujud kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sektor perbankan, dan pelaku industri kreatif.
>>> Siswi SMP di OKU Selatan Tusuk Guru Hingga Meninggal Dunia
Pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan I 2026 tercatat mencapai angka 5,59%.