⌂ Beranda News Surabaya Perluas Parkir Digital untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Surabaya Perluas Parkir Digital untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Surabaya Perluas Parkir Digital untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah
Petugas parkir digital di Surabaya menggunakan rompi dengan QRIS
A A Ukuran Teks16px

"Harapan kami tentunya dengan optimalisasi parkir digital PAD bisa terus tumbuh hingga 50% dari tahun sebelumnya," harap Trio.

Sebagai inovasi pengawasan, Dishub menyematkan kode QRIS pada rompi juru parkir.

Kode QRIS di sisi kanan rompi untuk kendaraan roda dua, dan sisi kiri untuk kendaraan roda empat, melengkapi opsi mesin EDC, kartu uang elektronik, atau voucher parkir.

Sistem rompi QRIS ini dihadirkan untuk kemudahan masyarakat dan mengantisipasi kendala teknis pada gawai petugas.

"Jadi tidak ada alasan lagi handphone jukir mati atau tidak ada kuota," jelas Trio.

Masyarakat diimbau untuk memeriksa kesesuaian identitas juru parkir dengan papan informasi resmi dan menolak membayar jika ditemukan ketidaksesuaian.

"Kami meminta warga Surabaya manakala melihat petugas parkir wajahnya tidak sesuai dengan foto yang ada di papan rambu, mohon untuk tidak dibayar.

Jangan lakukan pembayaran," tegas Trio.

Data kinerja transaksi yang terekam dalam sistem digital akan dimanfaatkan Pemkot Surabaya sebagai instrumen pemetaan sosial ekonomi untuk menyalurkan intervensi kesejahteraan bagi para juru parkir.

"Data performa pendapatan harian jukir yang terekam di sistem digital juga digunakan untuk pendapatan sosial jukir, apakah masuk dalam kategori desil 1 sampai 5.

>>> Jadwal Kualifikasi Asian Games 2026: Indonesia vs Singapura

Apabila sudah terdata, kami akan memberikan intervensi atau perlakuan kesejahteraan khusus di akhir bulan," pungkasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru