⌂ Beranda News Ribuan Insinyur Meta Protes Program Pelatihan Data AI

Ribuan Insinyur Meta Protes Program Pelatihan Data AI

Ribuan Insinyur Meta Protes Program Pelatihan Data AI
Ilustrasi insinyur Meta memprotes program pelatihan data AI
A A Ukuran Teks16px

Ketegangan internal di Meta semakin memanas. Unit Applied AI yang baru berusia tiga bulan dilaporkan menghadapi gelombang protes dari ribuan insinyurnya.

Menurut laporan Wired, sekitar 6.500 insinyur dan manajer produk di unit tersebut mengaku frustrasi dengan lingkungan kerja yang mereka hadapi.

>>> Romario: Inggris Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026

Puncak kemarahan terjadi saat aksi sabotase dalam presentasi internal yang disiarkan langsung. Pelaku meluapkan kekesalan dan mendesak peserta mengirim pesan tidak pantas kepada eksekutif senior AI.

Banyak pekerja mengaku dipindahkan ke unit Applied AI secara sepihak melalui email mendadak tanpa diberi pilihan. Beberapa bahkan menyebut diri mereka sebagai 'draftee' atau yang terpaksa masuk.

Tugas utama tim ini adalah menyusun teka-teki dan soal pemrograman untuk melatih model AI Meta.

Seorang pekerja di Reddit menggambarkan proses pemindahan terasa acak, dan kondisi kerja keras itu disebut seperti 'gulag' karena menguras kesehatan mental.

Alasan Manajemen dan Petisi Karyawan

Mark Zuckerberg dalam rekaman audio internal yang bocor dari rapat April menjelaskan bahwa langkah pemindahan insinyur diambil karena perusahaan menilai kompetensi karyawan lebih tinggi daripada kontraktor luar.

Manajemen Meta mengumumkan pada April bahwa model AI saat ini belum bisa melampaui kemampuan manusia dalam tugas teknis seperti pemrograman.

>>> Arsenal, Liverpool, dan MU Buru Gelandang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi

Oleh karena itu, data pelatihan dari cara kerja nyata manusia saat mengoperasikan komputer sangat diperlukan.

Protes tidak hanya dari unit Applied AI.

Lebih dari 1.600 pekerja Meta dari berbagai divisi telah menandatangani petisi menentang kebijakan pemantauan klik dan ketukan keyboard untuk pengumpulan data AI.

Chief Product Officer Meta, Chris Cox, turun tangan membahas kondisi ini dalam pertemuan dengan karyawan.

Zuckerberg kemudian menanggapi melalui memo internal, mengakui bahwa transisi yang dilakukan telah menimbulkan tekanan dan ada beberapa kekeliruan dalam proses tersebut.

>>> Paul Scholes Sebut Cristiano Ronaldo Jadi Masalah Timnas Portugal

Zuckerberg berjanji akan segera melakukan perbaikan demi memulihkan suasana kerja.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru