⌂ Beranda News Piala Dunia 2026: Globalisasi dan Fenomena Pemain Diaspora Timnas Maroko

Piala Dunia 2026: Globalisasi dan Fenomena Pemain Diaspora Timnas Maroko

Piala Dunia 2026: Globalisasi dan Fenomena Pemain Diaspora Timnas Maroko
Pemain Timnas Maroko berlaga di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang persaingan sepak bola, tetapi juga cerminan globalisasi yang mengubah wajah olahraga ini.

Salah satu contoh paling menonjol adalah Timnas Maroko.

>>> Timnas Tunisia Pecat Sabri Lamouchi Usai Kekalahan di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Saat menghadapi Brasil, starting XI Maroko hampir seluruhnya lahir di luar negeri. Hanya Azzedine Ounahi yang lahir di Maroko.

Fenomena ini sudah menjadi ciri khas Singa Atlas.

Dari 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia 2026, mayoritas merupakan pemain diaspora yang tumbuh di Eropa.

Nama-nama seperti Achraf Hakimi, Brahim Diaz, Noussair Mazraoui, dan Yassine Bounou menjadi bukti keberhasilan strategi ini.

Keberhasilan Strategi Diaspora

Strategi memanfaatkan pemain diaspora terbukti efektif.

Setelah mencapai semifinal Piala Dunia 2022, Maroko kini menjadi contoh sukses negara yang menggabungkan identitas nasional dengan talenta global.

>>> Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2 di Piala Dunia 2026, Aksi Unik Pelatih Curi Perhatian

Menariknya, banyak pemain diaspora memilih membela Maroko sejak awal karier internasional mereka. Hal ini menunjukkan ikatan emosional dan budaya yang kuat dengan negara asal keluarga.

Tren ini terjadi secara global. Di Piala Dunia 2026, hampir seperempat pemain membela negara berbeda dari tempat kelahiran mereka.

Keberagaman latar belakang memberi keuntungan karena akses ke akademi terbaik dunia.

Relevansi bagi Indonesia

Fenomena ini relevan bagi Indonesia.

PSSI aktif merekrut pemain keturunan yang berkarier di luar negeri, seperti Maarten Paes, Jay Idzes, Calvin Verdonk, dan Mees Hilgers.

Langkah ini menjadi strategi meningkatkan daya saing Timnas Indonesia sekaligus mempercepat peningkatan kualitas skuad. Kesuksesan Maroko menunjukkan bahwa memanfaatkan potensi diaspora bukan jalan pintas, melainkan strategi terbukti.

>>> Timnas Iran Alami Hambatan Logistik Beruntun di Piala Dunia 2026

Pembinaan pemain lokal tetap menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan prestasi jangka panjang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru