⌂ Beranda News Dani Olmo Minta Publik Tenang Usai Spanyol Imbang di Piala Dunia 2026

Dani Olmo Minta Publik Tenang Usai Spanyol Imbang di Piala Dunia 2026

Dani Olmo Minta Publik Tenang Usai Spanyol Imbang di Piala Dunia 2026
Dani Olmo saat bermain untuk Spanyol di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Timnas Spanyol gagal meraih kemenangan pada laga perdana Piala Dunia 2026. Mereka ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan Cape Verde di Amerika Utara.

Hasil tersebut memicu keraguan publik terhadap peluang juara La Roja. Padahal, Spanyol datang sebagai salah satu unggulan setelah menjuarai Euro 2024.

>>> FIFA Siapkan Strategi Atasi Kursi Kosong Piala Dunia 2026

Menanggapi situasi itu, gelandang Barcelona Dani Olmo meminta semua pihak tetap tenang. Ia menilai atmosfer tim masih positif.

"Itu adalah tujuan yang nyata.

Kami tahu ini tahun yang sangat penting dan setelah menjuarai Euro, saya pikir seluruh Spanyol mendukung kami," kata Olmo.

Olmo menekankan pentingnya fokus untuk meraih hasil maksimal di pertandingan berikutnya. "Perasaan yang ada adalah kami bisa melakukan sesuatu yang besar lagi di level dunia," tuturnya.

Ia optimistis performa tim akan meningkat seiring berjalannya turnamen. "Ketika hari-hari berlalu dan turnamen berjalan, saya yakin Spanyol akan bangkit," ujar Olmo.

Tuntutan besar untuk selalu menang diakui Olmo sebagai konsekuensi membela tim besar. "Mengenakan seragam Barcelona atau Tim Nasional menuntut tanggung jawab dan standar tertinggi," katanya.

Menurut Olmo, ekspektasi tinggi harus disikapi secara profesional. "Anda harus menang, Anda harus bermain baik.

>>> Apple Peringatkan Harga iPhone Mendatang Bakal Semakin Mahal

Tetapi bagi saya itu bukan tekanan, melainkan soal persiapan, kerja keras, dan mentalitas," ucapnya.

Kreativitas Olmo di lini tengah kini menjadi tumpuan utama Spanyol. Keputusan pelatih Luis de la Fuente yang memasukkannya terlambat pada laga pertama menuai kritik.

Pengalaman menghadapi situasi sulit sudah dibentuk Olmo sejak awal karier. Ia memutuskan pindah dari akademi La Masia ke Dinamo Zagreb demi menit bermain.

"Tidak ada yang memberikan apa pun kepada Anda begitu saja. Setidaknya tidak kepada saya, terutama ketika saya memulai karier di Kroasia," ujar Olmo.

Perjalanan di luar negeri memberikan pelajaran berharga tentang kerja keras. "Tahun pertama berjalan baik, tetapi tahun kedua saya tidak bermain sebanyak yang diinginkan.

Saya harus belajar terus bekerja dan fokus pada diri sendiri," pungkasnya.

>>> Polda Riau Matangkan Persiapan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Aksi Sosial dan Olahraga

Spanyol kini dituntut segera mengevaluasi lini serang dan meraih hasil maksimal pada pertandingan kedua untuk mengamankan tiket ke fase gugur.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru