⌂ Beranda News Bank Indonesia Naikkan BI Rate untuk Redam Pelemahan Rupiah

Bank Indonesia Naikkan BI Rate untuk Redam Pelemahan Rupiah

Bank Indonesia Naikkan BI Rate untuk Redam Pelemahan Rupiah
Gedung Bank Indonesia di Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan untuk menahan laju pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Nilai tukar rupiah sempat menyentuh level Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan Jumat (19/6/2026).

>>> Saddil Ramdani dan Marc Klok Petik Pelajaran Berharga dari Piala Dunia

Di pasar spot, rupiah ditutup melemah 0,06 persen ke posisi Rp17.804 per dolar AS.

Pelemahan ini dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS.

President Director PT Doo Financial Futures Ariston Tjandra menilai kenaikan suku bunga dalam negeri hanya menjadi penahan jangka pendek.

"Ini obat sementara, ekonomi kita juga agak sulit menerima suku bunga tinggi terlalu lama," ujarnya.

Menurut Ariston, stabilitas jangka panjang memerlukan penguatan arus investasi asing. "Indonesia perlu menarik banyak investor asing untuk masuk berinvestasi guna meningkatkan suplai dolar AS," tambahnya.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong menilai kebijakan suku bunga acuan tetap krusial. "BI Rate sendiri sangat penting untuk mendukung rupiah.

>>> 4 Rekor Baru Lionel Messi Usai Hattrick di Piala Dunia 2026

Cara lain intervensi yang selama ini digunakan kurang berhasil," katanya.

Lukman memproyeksikan BI masih akan menaikkan suku bunga hingga level 6,25 persen. "BI diperkirakan masih akan dinaikkan ke depannya paling tidak 50 basis poin lagi," ujarnya.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian berpendapat efektivitas kebijakan moneter bergantung pada dukungan kebijakan lain.

"Kenaikan BI Rate efektif, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada apakah kebijakan tersebut didukung oleh kebijakan lain yang sejalan," ucapnya.

Menurut Fakhrul, kenaikan suku bunga harus searah dengan kebijakan fiskal. "Jika kebijakan fiskal dan moneter bergerak searah, efektivitas kenaikan suku bunga akan meningkat secara signifikan," tuturnya.

Dalam sebulan terakhir, BI telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali dengan total akumulasi 100 basis poin.

>>> AS Hadapi Australia di Grup D Piala Dunia 2026, Perebutan Puncak Klasemen

Suku bunga naik menjadi 5,25 persen pada 20 Mei, 5,50 persen pada 9 Juni, dan 5,75 persen pada 18 Juni.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru