Dua kereta api penumpang bertabrakan di dekat kota Bedford, wilayah London utara, Inggris, pada Jumat (19/6) sore waktu setempat.
Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
>>> Prabowo Subianto Dukung Target Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
Layanan Ambulans Darurat Inggris Timur mengonfirmasi bahwa satu korban meninggal di tempat kejadian.
Sebanyak 11 orang mengalami cedera sangat serius, 22 orang cedera serius, dan 56 orang cedera ringan.
Pihak medis segera memberikan penanganan di lokasi bagi korban luka ringan. Mereka yang membutuhkan perawatan lebih lanjut dibawa ke rumah sakit.
Kesaksian Penumpang
Salah satu penumpang selamat, Pete Knapp, menceritakan momen kepanikan saat kejadian. "Saya terlempar ke kursi depan, lalu melihat asap.
>>> Bareskrim Polri Tahan Eks Petinggi OJK dalam Kasus Dana Syariah
Orang-orang menangis dan berteriak, sangat takut dan bingung," ujarnya kepada Press Association.
Knapp juga melihat banyak penumpang mengalami patah kaki dan tidak bisa berbicara akibat benturan.
Respons Pemerintah dan Investigasi
Pemimpin Inggris menyampaikan keprihatinan dan berterima kasih kepada layanan darurat atas respons cepat mereka. Cabang Investigasi Kecelakaan Kereta Api telah mengirim tim inspektur ke lokasi untuk mengumpulkan bukti.
Pakar kereta api Tony Miles mengatakan kepada Sky News bahwa tabrakan terjadi dengan kecepatan relatif rendah dan kerusakan pada kereta tampak minimal.
>>> Golkar Siap Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga Dua Periode
Namun, ia memperingatkan bahwa tabrakan kecepatan rendah pun tetap berbahaya bagi penumpang di dalam.