PT PLN (Persero) menerapkan manajemen beban listrik secara terbatas di Pulau Jawa akibat gangguan operasional pada dua unit pembangkit besar pada Jumat (19/6/2026).
Langkah ini menyebabkan pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah, terutama di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
>>> GAC Toyota Luncurkan bZ3X Knight Edition, SUV Listrik Sporty Mulai Rp 302 Juta
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menyatakan bahwa pasokan listrik tetap beroperasi secara terkendali meskipun terjadi interupsi pembangkit.
"Namun demikian, untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah," ujar Gregorius.
PLN mengoptimalkan interkoneksi dari pembangkit lain untuk menyeimbangkan neraca daya dan meminimalkan dampak bagi masyarakat.
"PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem," kata Gregorius.
Normalisasi penyaluran arus daya diupayakan berlangsung bertahap seiring perbaikan infrastruktur yang rusak.
"Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring membaiknya kondisi pasokan sistem," ujar Gregorius.
>>> Polisi Tangkap Lima Pelaku Pungli Wisatawan di Bukit Lamreh
Di Jawa Barat, dampak pemadaman meluas ke beberapa jalur transmisi lokal sejak Jumat pagi.
Humas Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Bekasi Rahmat Hidayat menjelaskan bahwa kapasitas suplai listrik menurun akibat kendala teknis di lapangan.
"Gangguan tersebut terjadi akibat kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik," ujar Rahmat.
Estimasi waktu pemulihan dapat berubah menyesuaikan kondisi teknis di lapangan.
Di Kota Semarang, Jawa Tengah, pemadaman listrik berulang melumpuhkan operasional usaha mikro seperti minimarket.
>>> Siswi SMAN 6 Jakarta Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Tersangkut Kabel
"Lumayan sering mati listrik minggu ini, sudah beberapa kali," ujar Asih, petugas kasir minimarket.