Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat tercatat berada di posisi Rp 17.804 per dollar AS pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 12.28 WIB.
Pergerakan mata uang ini mengindikasikan tren penguatan dollar AS terhadap rupiah masih berlanjut.
>>> Sikap Politik PDI Perjuangan di Luar Pemerintahan Jadi Sorotan Parpol
Kondisi ini melanjutkan dinamika pasar keuangan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat ditutup menguat sebesar 0,08 persen ke level 6.177,65.
Kurs Rupiah di Bank BCA
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menerapkan beberapa jenis kurs berdasarkan mekanisme transaksi nasabah, yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Kurs e-Rate di BCA tercatat Rp 17.755,00 untuk harga beli dan Rp 17.845,00 untuk harga jual.
Sementara itu, kurs TT Counter berada di Rp 17.615,00 (beli) dan Rp 17.890,00 (jual).
Kurs e-Rate berlaku khusus untuk transaksi melalui layanan e-Banking. Nasabah dapat menghubungi kantor cabang BCA terdekat untuk informasi kurs khusus dengan nominal transaksi tertentu.
Kurs Rupiah di Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menetapkan tarif nilai tukar dollar AS yang terbagi dalam dua kategori utama.
Untuk Special Rate, Bank Mandiri memasang harga beli Rp 17.825,00 dan harga jual Rp 17.855,00.
>>> Sinarmas Sekuritas Rekomendasikan Beli Saham Estika Tata Tiara (BEEF)
Sedangkan TT Counter berada di Rp 17.590,00 (beli) dan Rp 17.890,00 (jual).
Nilai pada kategori special rate merupakan indikasi harga untuk transaksi dengan nominal di atas 25.000 dollar AS atau ekuivalennya.
Nasabah disarankan menghubungi cabang untuk kepastian kurs.
Kurs Rupiah di Bank BNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengumumkan nilai tukar valuta asing yang bersifat indikatif dan berpotensi berubah mengikuti fluktuasi pasar.
Kurs Special Rate di BNI tercatat Rp 17.745,00 (beli) dan Rp 17.845,00 (jual).
Untuk TT Counter, harganya adalah Rp 17.670,00 (beli) dan Rp 17.890,00 (jual).
Kurs spesial BNI ini menjadi acuan indikasi untuk transaksi valas melalui aplikasi wondr by BNI.
>>> AS Juara Grup D Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Australia
Pembelian valas di atas ekuivalen USD 50.000 per bulan wajib melampirkan dokumen underlying yang sah.