Timnas Paraguay meraih kemenangan 1-0 atas Turki pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 di San Francisco Bay Area Stadium.
Gol cepat Matiaz Galarza pada menit kedua menjadi penentu kemenangan.
>>> Ekuador Andalkan Nilson Angulo Demi Raih Kemenangan atas Curacao
Namun, perhatian tertuju pada insiden di masa injury time babak pertama. Miguel Almiron tertangkap kamera berbicara dengan pemain Turki, Melt Muldur, sambil menutup mulutnya dengan tangan.
Aturan baru FIFA melarang pemain menutup mulut saat situasi kontroversial di lapangan. Regulasi ini bertujuan memungkinkan wasit dan kamera memantau percakapan untuk mencegah pelecehan.
Melt Muldur melaporkan tindakan Almiron kepada wasit Ivan Barton dari El Salvador. Setelah meninjau VAR, Barton mengeluarkan kartu merah untuk mantan pemain Newcastle United tersebut.
Almiron menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang diusir karena melanggar aturan gestur penutupan mulut. Aturan ini digodok dalam pertemuan IFAB di Vancouver pada April lalu.
Presiden FIFA Gianni Infantino mendukung penuh regulasi ini. Menurutnya, langkah ini memberi wasit wewenang mutlak untuk mengasumsikan ucapan terlarang yang disembunyikan pemain.
Aksi Bertahan Paraguay di Babak Kedua
Kehilangan satu pemain membuat Paraguay bertahan ekstra keras menghadapi gempuran Turki sepanjang babak kedua. Turki mendominasi dengan penguasaan bola 80 persen dan lebih dari 25 tembakan.
>>> Indomobil e&Motor Luncurkan Motor Listrik Tyranno X di PRJ, Harga Rp 32,8 Juta
Namun, pertahanan Paraguay tampil disiplin dan solid. Berbagai peluang emas Turki gagal menemui sasaran hingga peluit panjang dibunyikan.
Mantan penyerang Republik Irlandia, Clinton Morrison, yang kini menjadi komentator BBC Radio 5 Live, menilai regulasi ini terasa asing namun wajib dihormati.
"Jika sudah tahu aturannya, seharusnya tidak melakukannya," ujarnya.
Pengetatan aturan ini dipicu insiden pada Februari lalu saat pemain Benfica, Gianluca Prestianni, menutup mulut saat berbicara dengan Vinicius Jr di Liga Champions.
Prestianni kemudian dijatuhi sanksi larangan bertanding oleh UEFA akibat perilaku homofobia.
>>> Peneliti China Kembangkan Baterai Solid State Isi Daya Tiga Menit
Saat ini Paraguay menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup D dengan tiga poin. Mereka wajib mengalahkan Australia pada laga pamungkas untuk mengamankan tiket ke babak gugur.