⌂ Beranda News Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Doktor Dosen 2026

Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Doktor Dosen 2026

Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Doktor Dosen 2026
Ilustrasi beasiswa doktor untuk dosen Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) 2026.

Pendaftaran dimulai pada 19 Juni hingga 9 Juli 2026.

>>> 10 Saham Net Sell Asing Terbesar Pekan Ini Saat IHSG Menguat

Program yang didanai APBN ini menyasar dosen tetap di bawah koordinasi kementerian untuk melanjutkan studi S3 di dalam maupun luar negeri.

Tujuannya meningkatkan kualifikasi akademik tanpa mengorbankan hak profesi.

Menteri Diktisaintek, Brian Yuliarto, menyatakan bahwa penerima beasiswa tetap dapat menjalankan tridharma perguruan tinggi selama studi.

"Dosen sambil berkuliah tetap bisa melaksanakan tridarma, sehingga pendapatan dari serdos dan lainnya tetap diberikan," ujarnya.

Tiga Skema Pendanaan

Kemdiktisaintek menyediakan tiga skema utama: Skema Reguler dalam negeri maksimal 8 semester, Skema Joint/Dual Degree dengan kampus luar negeri maksimal 4 tahun, dan Skema Pendanaan Kemitraan (co-funding).

Plt Kepala PPAPT Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi, menjelaskan bahwa skema kemitraan melibatkan komitmen pendanaan bersama dari perguruan tinggi asal.

Sosialisasi lebih lanjut akan dilakukan secara terpisah.

Sistem Seleksi Baru

Seleksi tahun ini menerapkan sistem penilaian baru dengan tambahan Tes Bakat Skolastik (TBS) berbasis komputer. Tahapan lain tetap meliputi seleksi administrasi dan wawancara.

>>> PB PGRI Desak Penguatan Persatuan Guru di Tengah Isu Dualisme Organisasi

Persyaratan umum mencakup batas usia maksimal 57 tahun bagi pemegang jabatan fungsional aktif dan 53 tahun bagi yang meninggalkan jabatan fungsional per 31 Desember 2026.

Pendaftar juga harus menyusun esai dan proposal penelitian sepanjang 1.500–2.000 kata.

Kepala Bidang Fasilitasi Layanan, Septin Prima Diassari, menegaskan bahwa keputusan PPAPT bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Tidak ada mekanisme sanggah atas setiap tahapan seleksi.

Calon peserta diimbau memutakhirkan data diri di PDDikti melalui biro SDM kampus masing-masing sebelum registrasi di portal resmi.

Tim IT Kemdiktisaintek, Dean Apriana Ramadan, mengingatkan pentingnya validitas status kepegawaian dosen.

Meskipun pendaftaran bersifat individu, dukungan dokumen dari institusi asal tetap menjadi penentu kelayakan administratif. "Penugasan dosen untuk sekolah merupakan penugasan dari institusi masing-masing," ujar Dean.

>>> Veda Ega Pratama Lolos ke Q2 Moto3 Ceko 2026 Usai Diskualifikasi O'Shea

Jadwal seleksi: administrasi hingga 14 Juli 2026, Tes Bakat Skolastik pada 29–30 Juli 2026, wawancara substantif pertengahan Agustus, dan pengumuman final setelahnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru