⌂ Beranda › News › MotoGP Mandalika 2025 Sumbang Dampak Ekonomi Rp4,96 Triliun
News

MotoGP Mandalika 2025 Sumbang Dampak Ekonomi Rp4,96 Triliun

Suasana MotoGP Mandalika 2025
Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit
A A Ukuran Teks16px

Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 memberikan dampak ekonomi nasional mencapai Rp4,96 triliun.

Angka tersebut berasal dari lonjakan kunjungan wisatawan serta geliat sektor transportasi, akomodasi, perdagangan, dan aktivitas usaha warga lokal.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyatakan bahwa event ini menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.

"Tidak semua negara yang mampu bayar juga dipercaya menyelenggarakan event, itu kuncinya," ujar Susiwijono.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan balapan selama lima tahun berturut-turut mencerminkan pengakuan global terhadap kompetensi Indonesia dalam mengelola ajang internasional.

Dukungan Pemerintah dan Daerah

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyoroti potensi besar sektor industri dan wisata olahraga dalam memacu perekonomian nasional.

"Kita percaya dalam mendorong sport tourism dan sport industry, yang salah satunya bagaimana berbagai pihak, baik pemerintah, private sector, dan masyarakat, kita semua spending sama-sama untuk pertumbuhan ekonomi," kata Erick.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri mengonfirmasi bahwa manfaat ekonomi dari gelaran ini mengalir langsung ke masyarakat daerah.

Lebih dari 600 pelaku UMKM turut serta memeriahkan berbagai aktivitas pendukung di sekitar sirkuit.

Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Bappenas Vivi Yulaswati menilai pariwisata olahraga kini menjadi industri strategis yang membuka lapangan kerja baru dan membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan.

Indonesia dijadwalkan kembali menggelar seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026 di Mandalika International Circuit, KEK Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru