Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto mengagumi fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) Hortikultura di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Kekaguman itu muncul saat dirinya memantau langsung area penanaman buah, khususnya rumah kaca tanaman anggur yang dikelola warga binaan pemasyarakatan.
>>> Andre Rosiade Lantik Pengurus IKM se-Riau, Dorong Percepatan Tol Padang-Pekanbaru
Titiek Soeharto menanyakan jenis buah yang sedang tumbuh saat mengamati area perkebunan. "Oh ini yang kecil-kecil ya?
Enak ini, manis. Ini jenis apa?"
katanya, Sabtu (20/6/2026).
Petugas lapas menjelaskan tanaman tersebut adalah anggur jenis Jupiter. Mereka kemudian menyerahkan gunting kepada Titiek untuk memanen buah.
Sembari memotong tangkai anggur, Titiek berdialog dengan seorang narapidana tentang durasi penanaman. "Ini hasil yang nanem juga warga binaan pemasyarakatan.
Mas, diurusi berapa bulan ini? Eh berapa tahun sampai bisa begini?"
tanyanya.
Narapidana itu menjawab bahwa perawatan tanaman hingga siap panen memakan waktu satu tahun setengah. "Satu tahun setengah sudah bisa panen?"
>>> Sudinhub Jakarta Timur Minta Maaf ke Pengemudi Ojol Usai Penertiban Viral
tanya Titiek lagi.
Warga binaan tersebut memaparkan frekuensi panen yang telah dilakukan, yaitu sebanyak empat kali selama periode perawatan.
Setelah mencicipi hasil panen, Titiek memuji ketelatenan dan kompetensi para narapidana. "Oh luar biasa.
Jajal sik. Ini manis, wangi ya.
Koyok permen tenane. Jadi Nusakambangan bukan sesuatu yang seram, tapi jangan sampai masuk ke Nusakambangan," ungkapnya berseloroh.
Program Transformasi Kemenimipas
Pemanfaatan lahan melalui BLK ini merupakan program transformasi Menteri Koordinator Bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Agus Harimurti Yudhoyono pascapelantikan oleh Presiden Prabowo.
Kebijakan optimalisasi diambil setelah laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang banyaknya aset tanah idle milik kementerian selama masa transisi kelembagaan dari Kementerian Hukum dan HAM.
Melalui BLK, pemerintah membekali narapidana dengan program pengembangan diri dan keterampilan produktif sebagai modal sosial agar tidak kembali melakukan tindak pidana setelah bebas.
>>> CORTIS Tampil Perdana di Allo Bank Festival 2026, Sambutan Penggemar Luar Biasa
Selain anggur, Lapas Nusakambangan memiliki berbagai prasarana pelatihan seperti workshop batako berbahan fly ash bottom ash (FABA), konveksi, pupuk organik, pengolahan sampah, budidaya ikan sidat, bawal, nila, lele, tambak udang vaname, peternakan, produksi mocaf, linting rokok, hingga budidaya anggrek.
