Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih kepala baru. Langkah ini diharapkan mampu memperbaiki performa tim yang sempat goyah pada paruh kedua musim lalu.
Klub berjuluk The Blues tersebut menghadapi banyak masalah disiplin dan kerapuhan lini pertahanan. Banyak pihak menilai Alonso akan diberi kebebasan penuh dalam menyusun komposisi pemain baru.
>>> Thomas Tuchel Buka Suara soal Persaingan Rashford dan Gordon di Timnas Inggris
Namun, seperti dikutip dari Bola, manajemen klub tampaknya belum akan mengubah kebijakan transfer mereka. Strategi mendatangkan pemain muda berbakat diprediksi tetap berjalan pada bursa transfer musim panas.
Hengkangnya Pemain Senior dan Target Muda
Kondisi ini diperkuat dengan hengkangnya sejumlah pilar berpengalaman dari skuad. Marc Cucurella dipastikan telah berlabuh ke Real Madrid dengan nilai kesepakatan yang cukup besar.
Kehilangan Cucurella mengurangi figur senior di dalam ruang ganti London Barat. Saat ini, hanya tersisa sedikit pemain yang berusia di atas 26 tahun di dalam tim.
Sebagai gantinya, Chelsea justru dikaitkan dengan beberapa talenta muda potensial. Álvaro Carreras yang baru berusia 23 tahun disebut menjadi salah satu target buruan utama.
Selain itu, terdapat nama Valentín Barco dari Strasbourg yang masuk dalam radar transfer. Kehadiran pemain berusia 21 tahun ini mempertegas arah kebijakan manajemen klub.
>>> PB PASI Sambut Baik Komitmen Presiden Prabowo Soal Transformasi Kebijakan Olahraga
Sektor sayap juga berpeluang kedatangan bintang muda Sporting Lisbon, Geovany Quenda. Pemain yang serbabisa ini masih berumur 19 tahun namun memiliki klausul rilis tinggi.
Manajemen bahkan dilaporkan siap melepas beberapa nama demi memberikan ruang bagi Quenda. Langkah berani ini menunjukkan konsistensi klub dalam meremajakan skuad mereka.
Di posisi penjaga gawang, Mike Penders yang baru berusia 20 tahun disiapkan menjadi pelapis. Kebijakan ini berpotensi memicu kritik jika hasil di lapangan tidak sesuai ekspektasi.
Pihak manajemen sendiri dihadapkan pada regulasi keuangan ketat yang membatasi ruang gerak. Beberapa pemain lama juga gagal menunjukkan performa terbaik untuk meningkatkan nilai jual mereka.
>>> Yan Diomande Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Liverpool dan PSG Berebut
Alonso kini memiliki tugas berat untuk meramu skuad yang didominasi pemain muda. Pengaruh sang pelatih dalam menentukan kebijakan transfer tampaknya tidak akan sebesar perkiraan semula.
