Harga jual dan buyback emas Antam di Pegadaian kembali mengalami penurunan pada perdagangan Minggu (21/6/2026).
Berdasarkan data resmi Galeri 24 Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp 5.000 menjadi Rp 2.775.000.
>>> Pelaku Usaha Harus Pahami Perbedaan PNBP TVRI dan PBJT Nobar Piala Dunia 2026
Sehari sebelumnya, harga masih bertahan di Rp 2.780.000.
Harga buyback untuk ukuran yang sama juga turun Rp 5.000 ke level Rp 2.477.000. Penurunan terjadi merata di seluruh ukuran emas yang tersedia.
Pelemahan harga emas domestik sejalan dengan kondisi di pasar global. Pada Jumat (19/6/2026), harga emas dunia terkoreksi ke level terendah sejak pertengahan Juni.
Mengacu data Trading Economics, harga emas internasional berada di 4.151,74 dolar AS per ons.
Angka itu turun 1,38 persen atau 58,26 dolar AS dalam sehari.
Meski secara bulanan masih terkoreksi 8,52 persen, performa tahunan emas tetap positif. Dalam setahun terakhir, logam mulia ini naik 23,23 persen.
>>> Barcelona Perpanjang Kontrak Andreas Christensen hingga 2027
Penguatan indeks dolar AS menjadi faktor utama penekan harga emas global. Ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat mendorong dolar ke level tertinggi tahunan.
The Fed mempertahankan suku bunga acuan dan memberikan sinyal hawkish. Sembilan dari 19 pengambil kebijakan memproyeksikan kenaikan suku bunga lanjutan pada akhir tahun.
Sentimen negatif diperparah oleh Goldman Sachs yang merevisi target harga emas akhir tahun.
Bank investasi itu memotong proyeksinya dari 5.400 dolar AS menjadi 4.900 dolar AS per ons.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat aksi militer AS terhadap Iran sempat memicu penguatan emas pada 11 Juni 2026.
>>> Menkes Budi Gunadi Sadikin Ingatkan Bahaya Natrium Tinggi pada Siomay, Bakso, dan Soto Betawi
Namun, batalnya pembicaraan membuat pelaku pasar kembali waspada.