⌂ Beranda News BMKG Prakirakan Hujan Lebat dan Petir di Sumatera Barat

BMKG Prakirakan Hujan Lebat dan Petir di Sumatera Barat

BMKG Prakirakan Hujan Lebat dan Petir di Sumatera Barat
Ilustrasi hujan lebat disertai petir di Sumatera Barat
A A Ukuran Teks16px

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Provinsi Sumatera Barat.

Sejumlah wilayah diprakirakan akan mengalami hujan lebat yang disertai petir pada Minggu, 21 Juni 2026.

>>> DPD PSI Kota Yogyakarta Kunjungi Kediaman Jokowi, Sampaikan Ucapan Ulang Tahun

Peringatan ini disampaikan oleh Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman. Penyebabnya adalah potensi perubahan kondisi atmosfer yang fluktuatif di wilayah tersebut.

Secara umum, cuaca di Sumatera Barat pada pagi hari diprediksi cerah berawan. Namun, memasuki siang, sore, hingga malam hari, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diperkirakan terjadi.

Wilayah yang Perlu Waspada

BMKG mengimbau beberapa daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan intensitas tinggi yang disertai kilat.

Daerah tersebut meliputi Kabupaten Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Agam.

Untuk Kota Padang, cuaca pagi diprediksi cerah berawan sebelum beralih menjadi hujan ringan pada siang hingga sore hari, sekitar pukul 13.00 sampai 16.00 WIB.

>>> KPK Lelang Barang Rampasan, Ponsel Rp231 Ribu Laku Rp34 Juta

Suhu udara di ibu kota provinsi diperkirakan berkisar antara 21 hingga 26 derajat Celsius dengan kecepatan angin mencapai 12 kilometer per jam.

Secara regional, BMKG Sumatera Barat memproyeksikan kondisi cuaca berawan dan hujan ringan masih akan mendominasi hingga 25 Juni 2026.

Wilayah dengan topografi tinggi seperti kawasan pegunungan dan pedalaman dinilai paling rentan terhadap pertumbuhan awan konvektif pemicu hujan lokal.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dan pengguna jalan diimbau waspada terhadap penurunan jarak pandang horizontal yang bisa mencapai di bawah 7 kilometer saat hujan.

>>> Presiden Bolivia Tetapkan Status Darurat Nasional Hadapi Krisis Ekonomi

Warga juga disarankan menyiapkan payung atau jas hujan untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dinamis.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru