⌂ Beranda › News › Perusahaan Menyesal Pecat Karyawan Demi AI, Rekrut Kembali Manusia
News

Perusahaan Menyesal Pecat Karyawan Demi AI, Rekrut Kembali Manusia

Ilustrasi perusahaan menyesal memecat karyawan karena menggantinya dengan AI
Perusahaan Menyesal Pecat Karyawan Demi AI, Rekrut Kembali Manusia
A A Ukuran Teks16px

Memberhentikan karyawan saat menggunakan lebih banyak AI tidak selalu menjadi rute terbaik untuk pertumbuhan bisnis.

Menganggarkan teknologi untuk menggantikan manusia tanpa investasi dalam pelatihan dapat membuat tim tidak siap memanfaatkan AI.

Banyak perusahaan yang mendorong otomatisasi akhirnya menyesal setelah memangkas orang yang justru dibutuhkan untuk mengawasi AI.

Laporan Orgvue menyebutkan 39% pemimpin bisnis memberhentikan karyawan karena penerapan AI, namun 55% di antaranya mengakui telah melakukan kesalahan keputusan terkait PHK tersebut.

Ketika hasil AI tidak konsisten, tidak akurat, atau sulit diterapkan, perusahaan sering kali perlu menghadirkan kembali pengawasan manusia.

Di Amerika Serikat, 32% manajer perekrutan melaporkan telah menghapus suatu posisi pekerjaan utamanya karena AI, kemudian merekrut kembali untuk posisi yang sama atau serupa.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru