Penggunanya memiliki kendali penuh atas hak akses kuncinya, sehingga ketika kehilangan kunci tidak perlu menggantinya dengan yang baru.
Secure Eazy Lock E1
Eazy Lock E1 dilengkapi dengan teknologi sensor sidik jari. Proses membaca sidik jarinya tidak lama, mengingat hanya kurang dari 0,5 detik.
Namun teknologinya tak hanya itu, karena Secure Eazy Lock E1 mampu memberikan fleksibilitas yang dilengkapi empat metode akses, selain sidik jari, masih ada password, kartu akses, dan kunci manual.
Hebatnya, produk ini sanggup menyimpan hingga 100 data sidik jari, 100 kartu akses, dan 100 password.
Jadi sebenarnya tidak hanya cocok digunakan di rumah, tetapi juga ruang kerja yang punya banyak orang di dalamnya.
Dari sisi keamanan, produk ini dilengkapi sistem alarm otomatis.
Jadi, ketika ada orang lain yang mencoba membobolnya dan setelah tiga kali percobaan gagal berturut-turut, akan ada alarm yang berbunyi.
Untuk ketahanan dayanya, Secure Eazy Lock E1 kuat bertahan selama 10-12 bulan mengandalkan empat buah baterai AA, tergantung seberapa sering penggunaannya.
>>> Messi Cetak Rekor: Pemain Pertama Tembus 7 Gol di Dua Piala Dunia
Lalu pengguna tidak perlu khawatir ketika daya baterai habis, karena pintu masih dapat dibuka melalui fitur USB emergency power memberdayakan power bank eksternal.
Urusan desain, produk ini datang dengan tampilan ramping dan minimalis. Bentuknya dibuat tetap fungsional, tanpa mengurangi visual secara keseluruhan.
Bodinya diracik dengan material aluminium alloy yang tahan beroperasi pada suhu -25 °C hingga 60 °C. Digital door lock ini kompatibel dengan pintu berbahan kayu berketebalan 40-100 mm.
Secure Premium Lock L1
Secure Premium Lock L1 menawarkan lima mode akses, di antaranya sensor sidik jari, password, kartu akses, pengenalan wajah (face recognition), dan pengenalan telapak tangan (palm print recognition).
