⌂ Beranda News Modus Akal-akalan Registrasi SIM Card Biometrik Terungkap

Modus Akal-akalan Registrasi SIM Card Biometrik Terungkap

Modus Akal-akalan Registrasi SIM Card Biometrik Terungkap
Ilustrasi: Modus Akal-akalan Registrasi SIM Card Biometrik Terungkap
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menemukan praktik penyalahgunaan registrasi kartu SIM berbasis biometrik di tingkat penjual.

Modusnya, penjual mengaktifkan kartu SIM menggunakan data biometrik miliknya sendiri sebelum dijual ke pelanggan.

>>> Rodri Lengkapi Gelar: Juara Piala Dunia 2026 Bersama Spanyol

Setelah pelanggan menggunakan kartu tersebut, registrasi dibatalkan sehingga nomor tidak tercatat atas nama pengguna sebenarnya.

Praktik Merugikan Konsumen

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan praktik itu merugikan konsumen dan bertentangan dengan tujuan registrasi biometrik.

"Masih ada yang mau coba-coba.

Kartu diaktivasi dengan wajahnya, dibawa oleh customer, setelah customer pakai, kemudian di-unregister, jadi customer-nya merugi," kata Edwin dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2027).

Ia menegaskan setiap nomor seluler harus terdaftar atas identitas pemilik yang sebenarnya.

Penggunaan data biometrik orang lain untuk mengaktifkan kartu SIM tidak dapat ditoleransi.

>>> Rekor Spesial Alex Baena usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026

"Ini praktik-praktik di lapangan yang harus diperhatikan. Kita sekarang eranya kejujuran, apa yang kita pakai itu harus atas nama kita," ujarnya.

Temuan ini menjadi tantangan dalam masa awal implementasi registrasi biometrik yang mulai diterapkan operator seluler.

Sistem ini dirancang untuk memastikan setiap nomor terhubung dengan identitas pemiliknya, memperkuat keamanan ekosistem digital, dan menekan penyalahgunaan nomor untuk kejahatan siber.

Meski demikian, Edwin menilai kepatuhan pelaku di lapangan terus meningkat. Sebagian besar gerai dan penjual telah menjalankan proses registrasi sesuai ketentuan.

Komdigi berharap pelaku usaha yang masih melakukan penyimpangan segera menghentikan praktik tersebut.

>>> Spanyol Juara Piala Dunia, Cucurella Ditagih Janji Tato Wajah De la Fuente

"Sudah lebih banyak yang comply daripada yang tidak, tapi yang tidak ini semoga semakin lama semakin menghilang dan kita bisa berjalan dengan lebih baik lagi," pungkas Edwin.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM