Federasi Sepakbola Senegal (FSF) membantah keras laporan yang menyebut delegasinya menggelar pesta liar selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Kabar ini beredar setelah timnas Senegal tersingkir dari turnamen tersebut.
>>> Kode Redeem FC Mobile Terbaru Berikan 150 Star Shard, Buruan Klaim
FSF merilis pernyataan resmi melalui akun media sosial mereka untuk meluruskan isu tersebut.
Dalam pernyataannya, FSF menyebut artikel yang beredar merupakan fitnah dan bertujuan mendiskreditkan lembaga.
Tuduhan yang beredar menyebutkan pejabat FSF mabuk-mabukan, mengundang tamu di luar kepentingan, hingga berbelanja barang mahal selama berada di Amerika Serikat.
>>> Microsoft Pernah Eksperimen Jadikan Copilot sebagai Sistem Operasi
FSF menegaskan bahwa tuduhan tersebut sepenuhnya bertentangan dengan integritas, etika, dan martabat jabatan mereka.
Menghadapi kampanye media yang dianggap merusak reputasi, FSF menyatakan akan mengambil langkah hukum.
Laporan telah diajukan ke Jaksa Penuntut Umum di Dakar pada Jumat (3/7) waktu setempat.
>>> Kirim 19 Petinju ke Asian Boxing Championships 2026, Indonesia Bidik Emas
Senegal sendiri tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis dari Belgia.

