>>> Cristiano Ronaldo Jadi Diri Sendiri Sampai Akhir di Piala Dunia 2026
@The_CulesIndo menulis, "mau di respect tapi tetep ngocehnya kayak gitu yang ini bukan mimpi lah, ini cuman 6-7 games lah, yang euro setara world cup lah."
@HansenAdriell bertanya, "Kek gini mau di respect?
Itu mulut belum balik aja udh ngelantur, lu barusan nangis habis match bisa"nya lu ngomong euro setara pildun setelah nya."
Namun, sebagian fans membela Ronaldo. Menurut mereka, wajar jika Euro levelnya sama dengan Piala Dunia.
@ImSa58833733 membela, "Yaa banggalah itu termasuk prestasi.. negara2 kuat selain argen & Brazil ada di eropa semua..
bener kata dia Euro levelnya sama dgn pildun."
Euro 2016 Memang Spesial untuk Ronaldo
Euro 2016 memang memiliki tempat istimewa dalam karier Ronaldo. Portugal saat itu tidak datang sebagai favorit utama, namun berhasil mengejutkan publik dengan menaklukkan Prancis di final.
Laga final di Stade de France berlangsung dramatis. Ronaldo harus ditarik keluar karena cedera, tetapi tetap memberi semangat dari pinggir lapangan.
Portugal akhirnya menang 1-0 lewat gol Eder pada babak tambahan waktu. Gelar itu menjadi trofi mayor pertama Portugal di level senior.
Bagi Ronaldo, Euro 2016 adalah bukti bahwa ia pernah membawa Portugal ke puncak. Namun, Piala Dunia tetap menjadi satu trofi besar yang belum pernah ia raih.
Kekalahan dari Spanyol membuat perjalanan Ronaldo di Piala Dunia 2026 berakhir pahit. Apalagi turnamen ini disebut-sebut sebagai Piala Dunia terakhirnya.
>>> Belgia Sindir AS Usai Menang Telak di Piala Dunia 2026
Ronaldo memang belum memastikan pensiun total dari Timnas Portugal. Namun, ia mengakui Piala Dunia 2026 menjadi panggung terakhirnya di ajang empat tahunan tersebut.
