>>> Pedro Acosta Sambut Duet dengan Marc Marquez di Ducati 2027
Fitur Agent Memory dalam AI Data Plane berfungsi sebagai lapisan persistensi terpadu.
Ini menggantikan kebutuhan untuk menyatukan penyimpanan cache, vektor, dan dokumen secara terpisah, memungkinkan agen AI menyimpan konteks percakapan dan mempertahankan status lintas sesi.
Agent Memory bersifat framework-agnostic dan terintegrasi dengan platform seperti LangGraph, CrewAI, serta LlamaIndex.
Ini memberikan fleksibilitas bagi tim engineering untuk mengganti atau menggabungkan framework orkestrasi agen AI tanpa perlu membangun ulang lapisan memorinya.
Meskipun vector search memadai untuk agen AI sederhana, agen AI kelas enterprise membutuhkan kemampuan lebih luas, termasuk latensi rendah saat pengambilan data pada titik keputusan kritis.
Barry Morris, Chief Product and Strategy Officer Couchbase, menyatakan bahwa lapisan database adalah penentu keberhasilan atau kegagalan agentic AI, namun sebagian besar industri masih menganggap memori agen sebagai hal sekunder.
Selain AI Data Plane, Couchbase juga memperkenalkan Enterprise Analytics 2.2 dengan federasi lakehouse Apache Iceberg.
Fitur ini memungkinkan kueri analitik operasional real-time dari Couchbase bersama tabel Iceberg tanpa memerlukan ETL kompleks atau duplikasi data.
Untuk kebutuhan edge dan mobile, Couchbase memperluas dukungan agar agen AI dapat mengakses data yang direplikasi dan melakukan pencarian vektor lokal saat konektivitas terbatas atau terputus.
Pembaruan data kemudian dapat disinkronkan kembali ke cloud saat koneksi pulih.
>>> Nicolas Raskin Sebut Kemenangan Belgia Atas AS Sebagai Keadilan
Produk-produk ini dijadwalkan tersedia segera, kecuali adaptor Trino yang rencananya hadir pada kuartal III 2026.
