Pedro Acosta menyatakan antusiasmenya menyambut petualangan baru bersama Ducati di MotoGP 2027.
Pebalap muda Spanyol itu mengaku senang bisa menjadi rekan setim Marc Marquez, yang dianggapnya sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP.
>>> Nicolas Raskin Sebut Kemenangan Belgia Atas AS Sebagai Keadilan
Mulai musim 2027, Acosta akan berbagi garasi dengan Marquez di tim pabrikan Ducati. Ia melihat kesempatan ini sebagai peluang besar untuk belajar dari sang juara dunia.
Belajar dari Generasi Emas
Bagi Acosta, Marquez merepresentasikan generasi terakhir pembalap yang pernah bersaing dengan legenda seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa.
"Merupakan sebuah kehormatan bisa satu tim dengan Marc," kata Acosta seperti dilansir Crash. net.
"Kurang lebih dia sudah berada di penghujung kariernya, sedangkan saya baru memulai perjalanan di MotoGP.
Karena itu, ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi saya untuk belajar darinya dan memanfaatkan semua pengalamannya."
Acosta menilai pengalaman Marquez tak dimiliki pembalap lain di grid MotoGP saat ini.
>>> Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi di Indonesia, Tablet AI Rp 8 Jutaan
Marquez adalah satu-satunya pembalap aktif yang pernah bertarung langsung melawan generasi emas MotoGP dan keluar sebagai juara dunia.
Marquez pernah mengalahkan Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, hingga Dani Pedrosa dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia. Dari nama-nama tersebut, kini hanya Marc Marquez yang masih aktif berlaga.
"Dia adalah pembalap terakhir dari generasi sebelumnya yang pernah membalap bersama pembalap-pembalap hebat seperti Dani, Jorge, dan Valentino," ujar Acosta.
Acosta sendiri sempat membuka musim 2026 dengan impresif, meraih kemenangan Sprint Race pertamanya di Buriram dan memimpin klasemen sementara setelah mengalahkan Marquez.
Namun, performanya kemudian menurun akibat masalah teknis dan cedera.
>>> Atasi Chat WhatsApp yang Baru Muncul Setelah Buka Aplikasi
Dengan kepastian bergabung ke Ducati mulai 2027, Acosta berharap dapat memanfaatkan pengalaman Marquez untuk mempercepat perkembangannya dan menjadi penantang gelar juara dunia di masa depan.
