⌂ Beranda News Arkeolog Klaim Temukan Jejak Tabut Perjanjian Nabi Musa

Arkeolog Klaim Temukan Jejak Tabut Perjanjian Nabi Musa

Arkeolog Klaim Temukan Jejak Tabut Perjanjian Nabi Musa
Ilustrasi: Arkeolog Klaim Temukan Jejak Tabut Perjanjian Nabi Musa
A A Ukuran Teks16px

"Penemuan dinding sisi selatan kini memungkinkan para peneliti merekonstruksi dimensi lengkap bangunan itu dan mengevaluasi dengan lebih baik fungsi serta signifikansinya," ujar Stripling dalam laporan penggalian, seperti dikutip dari New York Post.

Selain struktur bangunan, tim juga menemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan aktivitas ritual keagamaan.

Artefak tersebut meliputi buah delima dari keramik, tanduk altar, hingga cangkang murex, siput laut yang pada zaman kuno digunakan untuk menghasilkan pewarna biru bagi pakaian imam.

Para peneliti juga menemukan sebagian sistem gerbang dan benteng kota kuno Shiloh.

Struktur ini dinilai dapat membantu menjelaskan tata kota pada masa awal permukiman bangsa Israel.

"Temuan-temuan ini memberikan jendela penting untuk memahami fase-fase paling awal permukiman di Shiloh dan membantu kami memahami sejarah situs tersebut sebelum dihuni bangsa Israel," kata Stripling.

Meski menarik perhatian dunia, para arkeolog meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa Tabut Perjanjian telah ditemukan.

Mereka menegaskan belum ada bukti langsung yang menunjukkan bangunan tersebut benar-benar merupakan Kemah Suci, apalagi membuktikan lokasi Tabut Perjanjian.

Dengan kata lain, temuan ini masih berupa petunjuk arkeologis yang memperkuat hipotesis sebelumnya, bukan konfirmasi final.

Meski demikian, hasil ekskavasi terbaru dinilai menjadi langkah penting untuk memahami sejarah Shiloh, yang dalam tradisi Alkitab disebut sebagai pusat ibadah bangsa Israel selama lebih dari 300 tahun.

Bagi para arkeolog, setiap lapisan tanah yang tersingkap membantu menyusun kembali potongan sejarah Timur Tengah kuno.

>>> Head-to-Head Prancis vs Maroko: Les Bleus Unggul Sebelum Laga Piala Dunia 2026

Sementara bagi banyak orang, penelitian ini juga membuka kembali perdebatan panjang mengenai salah satu artefak paling misterius yang pernah disebut dalam sejarah manusia.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM