Federasi Sepak Bola Argentina atau Asociación del Fútbol Argentino (AFA) dilaporkan masuk dalam pemeriksaan FBI dan jaksa federal Amerika Serikat.
Investigasi ini berkaitan dengan dugaan pencucian uang dan penipuan bank melalui transaksi bernilai lebih dari USD 300 juta atau sekitar Rp 5,5 triliun.
>>> MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Berpeluang Samai Rekor Agostini
Laporan Miami New Times menyebut jaksa federal di Florida Selatan sedang menelusuri aliran dana AFA yang melewati perusahaan berbasis Florida, TourProdEnter LLC.
Perusahaan ini disebut menangani operasi komersial AFA di Amerika Serikat, termasuk pendapatan sponsor dan hak media.
Dana yang disorot nilainya mencapai lebih dari USD 300 juta.
Sebagian transaksi disebut mengalir melalui sejumlah bank besar di AS, termasuk Citibank, Bank of America, JPMorgan, dan PNC Bank.
>>> Kylian Mbappe Dibakar Jadi Boneka dalam Festival Tradisional Paraguay
Penyelidikan ini masih berada pada tahap awal, belum ada dakwaan resmi, penangkapan, atau pernyataan bahwa AFA maupun pihak terkait terbukti melakukan pelanggaran hukum.
Nama Presiden AFA Claudio "Chiqui" Tapia ikut menjadi perhatian dalam berbagai laporan. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi adanya tuduhan pidana terhadap Tapia secara personal.
Kasus ini ramai dibicarakan di media sosial, memancing reaksi warganet yang mempertanyakan waktu munculnya investigasi tersebut karena bertepatan dengan perhelatan Piala Dunia 2026.
Ini bukan kali pertama AFA terseret isu keuangan.
>>> Proses Geologi, Bukan Hanya CO2, Bekukan Antartika
Pada Desember 2025, kepolisian Argentina pernah menggerebek kantor AFA dan sejumlah klub dalam penyelidikan dugaan pencucian uang serta penggelapan pajak yang berkaitan dengan perusahaan Sur Finanzas.

