⌂ Beranda News Tentang DOGE Coin dan Billy Markus: Co-Founder Pendiri Dogecoin juga Dikenal Sebagai Shibetoshi Nakamoto

Tentang DOGE Coin dan Billy Markus: Co-Founder Pendiri Dogecoin juga Dikenal Sebagai Shibetoshi Nakamoto

Tentang DOGE Coin dan Billy Markus: Co-Founder Pendiri Dogecoin juga Dikenal Sebagai Shibetoshi Nakamoto
Doge COIN
A A Ukuran Teks16px

Mengapa Elon Musk Menyukai Dogecoin?

Salah satu pendukung Dogecoin yang paling berpengaruh adalah Elon Musk, pendiri Tesla dan SpaceX. Menurut Elon, Dogecoin adalah 'mata uang rakyat' dan secara objektif lebih unggul dari Bitcoin atau Ethereum karena biaya yang lebih rendah dan waktu transaksi yang lebih cepat.

Konsensus proof-of-work Bitcoin juga menjadi masalah bagi Elon Musk. Setelah mengumumkan bahwa Tesla akan menerima pembayaran BTC untuk kendaraan listrik mereka pada tahun 2021, Musk menarik kembali fitur ini dengan alasan bahwa Bitcoin tidak berkelanjutan. Hal ini bertentangan dengan visi Tesla tentang opsi transportasi ramah lingkungan. Dogecoin, di sisi lain, lebih sedikit mengonsumsi energi.

Kepercayaan Elon Musk pada masa depan Dogecoin melampaui sekadar pernyataan dukungan. Pada tahun 2022, Tesla mulai menerima DOGE untuk pembayaran di situs mereka. Pemegang Dogecoin juga dapat menggunakan DOGE untuk membayar layanan Tesla di stasiun SuperCharger.

Bagaimana Dogecoin Berbeda dari Shiba Inu?

Meskipun Dogecoin mungkin merupakan cryptocurrency bertema anjing pertama, ia jauh dari yang terakhir. Shiba Inu (SHIB) dengan cepat membangun dirinya sebagai pesaing di ruang koin meme. Shib Army adalah salah satu komunitas kripto yang paling setia dan vokal, dengan visi untuk menggantikan DOGE sebagai koin meme teratas di industri ini.

Pengembangan dan peluncuran Shibarium, jaringan blockchain Shiba Inu, akan memainkan peran penting dalam pertarungan DOGE vs. SHIB yang sedang berlangsung. Blockchain khusus untuk komunitas Shiba Inu adalah keuntungan signifikan bagi SHIB dan akan memberikan pemegang Shiba Inu paparan asli ke DeFi dalam ekosistem Shiba.

Patut dicatat bahwa meskipun Dogecoin merilis jaringannya sendiri, DogeChain, pada tahun 2022, jaringan tersebut gagal menarik perhatian pengguna secara signifikan.

Sisi Lain

Billy Markus meninggalkan ekosistem Dogecoin karena menerima ancaman kematian dan pelecehan dari komunitas kripto. Investor DOGE kesal dengan volatilitas harga dan mengarahkan keserakahan dan kemarahan mereka pada seseorang yang menciptakan aset digital ini sebagai lelucon.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari Editor:: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM