Meski begitu, pertemuan ini sering menjadi tempat lahirnya berbagai kerja sama bisnis bernilai miliaran dolar.
Dan kerahasiaan yang dibahas membuat pertemuan tersebut tetap menjadi salah satu agenda paling eksklusif di kalangan pemimpin bisnis global.
Hadir di Tengah Sorotan Hubungan dengan Epstein
Kedatangan Gates kali ini terjadi hanya beberapa pekan setelah ia memberikan kesaksian selama sekitar enam jam di hadapan House Oversight Committee Kongres Amerika Serikat mengenai hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
Dalam keterangannya, Gates mengakui pernah menjalin hubungan di luar pernikahan dengan dua perempuan asal Rusia dan seorang pengusaha medis yang lebih muda pada sekitar 2010.
Ia mengatakan Epstein mengetahui informasi pribadi tersebut dan diduga berusaha memanfaatkannya sebagai alat tekanan.
"Saya belajar bahwa Epstein mengetahui informasi sensitif tentang kehidupan pribadi saya, termasuk fakta bahwa saya pernah tidak setia dalam pernikahan," kata Gates dalam kesaksiannya.
Gates juga menyatakan Epstein berupaya menggunakan informasi itu, ditambah berbagai tuduhan yang menurutnya tidak benar, untuk menekan dirinya agar kembali menjalin hubungan.
Email Epstein yang dipublikasikan pada tahun ini turut menjadi sorotan.
Dalam salah satu email, Epstein mengklaim pernah membantu Gates memperoleh obat-obatan terkait konsekuensi hubungan dengan "Russian girls", memfasilitasi pertemuan dengan perempuan yang telah menikah, hingga menyediakan Adderall.
Dalam kesaksiannya, Gates menyebut tiga nama perempuan yang dimaksud, yakni pemain bridge profesional Mila Antonova, fisikawan nuklir Karima Nigmatulina, serta Dr. Alice Jacobs Nesselrodt.
>>> China dan Jepang Berlomba Jelajahi Asteroid, Indonesia?
Meski demikian, Gates menegaskan Epstein tidak pernah berhasil memeras dirinya dan membantah melakukan pelanggaran hukum, demikian dilansir dari Daily Mail.

