⌂ Beranda News China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya

China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya

China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya
Ilustrasi: China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya
A A Ukuran Teks16px

China tengah mempercepat pengembangan sistem peringatan dini guna mendeteksi asteroid yang berpotensi mengancam Bumi.

Sistem baru ini akan mengintegrasikan teleskop di darat dengan satelit di luar angkasa untuk menemukan asteroid berbahaya secara lebih cepat.

>>> Trailer The Odyssey Dihujat, Film Nolan Ini Kini Dipuji Jadi Karya Terbaik

Pendekatan Space-Ground Monitoring

Pengumuman ini disampaikan oleh China National Space Administration (CNSA) bertepatan dengan International Asteroid Day.

Kepala Ilmuwan Asteroid Monitoring and Early Warning Research Center CNSA, Li Mingtao, menyatakan bahwa masih banyak asteroid dekat Bumi (NEA) yang belum terdeteksi.

Li Mingtao menekankan bahwa meskipun belum ada asteroid yang dipastikan akan bertabrakan dengan Bumi dalam waktu dekat, kekhawatiran terhadap risiko tumbukan bukanlah hal yang tidak berdasar.

Sistem yang dikembangkan China mengandalkan pendekatan space-ground monitoring, yang menggabungkan pengamatan dari permukaan Bumi dan luar angkasa.

Di darat, China akan membangun sejumlah teleskop optik berdiameter besar di lokasi-lokasi strategis.

Sementara itu, di luar angkasa, negara tersebut berencana menempatkan konstelasi satelit pemantau yang dapat mengamati asteroid tanpa gangguan atmosfer maupun pergantian siang dan malam.

Salah satu fokus utama sistem ini adalah mendeteksi asteroid yang datang dari arah Matahari, yang sulit diamati dari Bumi karena tertutup silau cahaya Matahari.

Fenomena serupa terjadi pada meteor Chelyabinsk di Rusia pada 2013, yang baru terdeteksi setelah memasuki atmosfer dan meledak di udara, melukai lebih dari seribu orang akibat gelombang kejutnya.

>>> Operasi Lutut Manuel Ugarte Berjalan Sukses, Absen Lama dari MU

Hingga pertengahan 2026, para astronom telah menemukan lebih dari 40.000 asteroid dekat Bumi. Sekitar 95% asteroid berdiameter lebih dari satu kilometer telah berhasil dipetakan.

Namun, untuk asteroid berukuran sekitar 140 meter, yang masih cukup besar untuk menghancurkan wilayah seluas sebuah negara, baru sekitar 45% yang berhasil dideteksi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM