⌂ Beranda › News › China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya
News

China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya

Ilustrasi jaringan teleskop darat dan satelit luar angkasa China untuk memburu asteroid berbahaya
China Kembangkan Jaringan Pemburu Asteroid Berbahaya
A A Ukuran Teks16px

Oleh karena itu, China menilai sistem pemantauan yang lebih sensitif diperlukan untuk menemukan objek-objek tersebut jauh sebelum mendekati Bumi.

Selain jaringan pemantauan, China juga tengah menyiapkan misi pembelokan asteroid menggunakan metode kinetic impactor, yaitu menabrakkan wahana antariksa ke asteroid untuk mengubah lintasannya.

Konsep ini serupa dengan misi DART milik NASA yang berhasil mengubah orbit asteroid Dimorphos pada 2022. China menargetkan demonstrasi teknologi ini sebagai bagian dari Rencana Lima Tahun ke-15.

Peneliti asteroid dari University of Helsinki, Anne Virkki, menilai langkah China dapat memperkuat upaya pertahanan planet jika data yang dihasilkan dibagikan secara terbuka kepada komunitas internasional.

Ia menambahkan bahwa masih ada sekitar 100.000 asteroid dekat Bumi yang berpotensi menimbulkan kerusakan besar, namun lintasan kurang dari separuh objek tersebut telah diketahui secara pasti.

Semakin cepat asteroid berbahaya ditemukan, semakin besar peluang manusia mengambil tindakan untuk mengurangi risikonya.

Pengembangan sistem pemantauan oleh berbagai negara dinilai penting dalam upaya pertahanan Bumi dari ancaman benda langit.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru