Argentina harus menelan pil pahit setelah kalah 0-1 dari Spanyol di New Jersey Stadium dalam laga final Piala Dunia 2026.
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-16 babak perpanjangan waktu menjadi penentu.
Kekalahan ini membuat Argentina gagal mengulang prestasi juara empat tahun sebelumnya, sementara Spanyol berhasil menambah koleksi trofi Piala Dunia menjadi dua.
Performa Argentina sepanjang pertandingan dinilai kurang maksimal, bahkan mereka hanya mampu menciptakan dua upaya tembakan di sisa injury time babak kedua perpanjangan waktu.
Di tengah performa tim yang kurang memukau, nama Giuliano Simeone, putra pelatih Atletico Madrid Diego Simeone, menjadi sorotan terkait gol kemenangan Spanyol.
Simeone dinilai lalai dalam menjaga Ferran Torres yang berhasil lepas dari kawalan dan mencetak gol setelah menerima umpan dari Nico Williams.
Dalam tayangan ulang, gol tersebut dinilai bisa dihindari jika Simeone lebih cepat mengikuti pergerakan Torres.
Namun, ia justru terlihat mengikat tali sepatunya yang kendur tepat di depan kotak penalti.
Momen tersebut menjadi momen krusial yang berujung pada gol Spanyol, sebuah kejadian yang mungkin tidak akan terjadi jika Simeone tetap fokus menjaga pemain lawan.