Lionel Messi dinilai memiliki kelemahan saat tidak memegang bola, sebuah fakta yang terungkap dalam kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 0-1 untuk Spanyol tersebut, Argentina gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 120 menit.
>>> Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026, Kecewa Berat pada FIFA
Sebelumnya, Messi menjadi ancaman utama bagi lawan dengan delapan gol dan empat assist yang dicetaknya untuk Tim Tango.
Dominasi Spanyol dan Minimnya Sentuhan Messi
Penguasaan bola Spanyol yang dominan membuat Messi kesulitan beraksi.
BBC mencatat, Messi hanya menyentuh bola sebanyak 54 kali sepanjang laga, tanpa satu pun sentuhan di kotak penalti Spanyol.
Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-106 melalui gol Ferran Torres, memanfaatkan umpan sundulan Nico Williams.
>>> Trailer Avengers: Doomsday Rilis, Doctor Doom Muncul Setelah Piala Dunia Usai
Mantan bek Inggris, Micah Richards, menganalisis bahwa strategi Spanyol dalam menguasai bola secara terus-menerus membuat Messi tidak bisa memberikan kontribusi maksimal.
"Semua orang terus bertanya - bagaimana cara menghentikan Messi? Anda menghentikan Messi dengan menguasai bola dan membuatnya berlari mundur ke arah berlawanan.
Itulah persis yang dilakukan Spanyol hari ini," ujar Richards.
>>> Argentina Kalah di Final Piala Dunia, Presiden Umumkan Libur Nasional
Richards menambahkan bahwa meskipun Messi tampil luar biasa di turnamen tersebut, performanya tanpa bola tidak terlalu menonjol, namun ia tetap mampu menginspirasi timnya.
