⌂ Beranda News Karya Fotografi Menakjubkan dari HIPA, Termasuk dari Indonesia

Karya Fotografi Menakjubkan dari HIPA, Termasuk dari Indonesia

Karya Fotografi Menakjubkan dari HIPA, Termasuk dari Indonesia
Ilustrasi: Karya Fotografi Menakjubkan dari HIPA, Termasuk dari Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Hamdan International Photography Award (HIPA) kembali memukau dunia dengan deretan karya fotografi yang menakjubkan.

Ajang bergengsi ini menampilkan berbagai momen luar biasa dari seluruh penjuru bumi, termasuk kontribusi berharga dari para fotografer asal Indonesia.

>>> Lionel Messi Ternyata Lemah Saat Tak Menguasai Bola

Kisah Kehidupan dalam Lensa

Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah foto seekor singa betina yang dengan lembut menggendong anaknya di Maasai Mara.

Momen penuh naluri keibuan ini menangkap esensi perjuangan dan perlindungan dalam dunia satwa liar.

Dari Indonesia, Arif Hidayah mengabadikan keberanian petugas pemadam kebakaran di Bandung yang berjuang melawan kobaran api besar.

Foto ini mengingatkan pada bahaya yang dihadapi para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.

Karya Abhijeet Kumar Banerjee menampilkan potret menyentuh seorang wanita tua dari komunitas Ramnami di India.

Tubuhnya yang bertato nama Ram mencerminkan tradisi keyakinan dan ketahanan diri dalam menghadapi diskriminasi kasta.

Di Hokkaido, Jepang, Tsutomu Kikuchi berhasil menangkap momen dramatis seekor elang laut yang terbang dari laut membawa ikan dace besar, dikejar oleh burung camar.

Momen ini menggambarkan perjuangan dan ketahanan satwa liar.

Sandra Hoyn menyoroti isu konservasi orangutan melalui foto Angelo, seekor orangutan jantan yang sedang menunggu pemeriksaan medis di Sumatera Utara.

Foto ini menjadi pengingat akan hilangnya habitat akibat perkebunan kelapa sawit.

Di Yordania, Fahad Aloudah mengabadikan seorang anak Suriah di kamp pengungsi Zaatari yang berlarian riang dengan jubah Superman.

Kontras antara keceriaan anak dan lingkungan kamp yang keras menciptakan narasi harapan.

Sk Yunus Ali berbagi cerita tentang usahanya mengabadikan katak banteng di tengah hujan deras di Benggala Barat, meski kameranya sempat rusak.

>>> Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026, Kecewa Berat pada FIFA

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM